Kurang Ngetop, Batu Bacan Tegal Bisa Capai Rp50 Juta/Buah

Bambang Mujiono    •    Kamis, 21 May 2015 12:30 WIB
batu akik
Kurang <i>Ngetop</i>, Batu Bacan Tegal Bisa Capai Rp50 Juta/Buah
Batu akik Tegal. FOTO: MTVN/BAMBANG MUJIONO

Metrotvnews.com, Tegal: Selain terkenal dengan warung Tegal (warteg), Tegal ternyata juga dikenal sebagai sentra batu akik bernilai mahal. Uniknya penggemar akik khas Tegal ini justru banyak didominasi oleh kolektor-kolektor akik dari luar daerah.

Bahkan akik di Tegal tersebut memiliki nilai jual yang cukup mahal dibandingkan akik lokal pada umumnya yakni bisa mencapai Rp50 juta per buah.

"Kolektor dan penggemar akik khas Tegal justru didominasi oleh orang-orang di luar kota Tegal. Selain memiliki bentuk yang bervariasi, motif, dan jenisnya pun lebih banyak corak dan lebih terkesan eksklusif serta memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi," ucap Bambang Purnama (50), seorang kolektor sekaligus Budayawan Tegal kepada Metrotvnews.com.

Menurut Bambang Purnama, batu akik khas Tegal telah ada sejak zaman dahulu sebelum populer seperti sekarang. Namun karena lebih cenderung dibuat dan dipakai oleh masyarakat di lingkungan tempat batu-batu itu berada, keberadaan akik khas Tegal tidak terpublikasikan.

"Setelah muncul demam batu akik, akhirnya muncul ungkapan pengoleksi dari luar daerah yang mengaku telah mengoleksi batu akik khas Tegal sejak lama," ungkap Bambang.

Di Kabupaten Tegal sendiri, sedikitnya ada sembilan titik yang menjadi lahan eksplorasi batu akik khas Tegal. Semua titik berada di wilayah Kabupaten Tegal, di bawah kaki gunung Slamet, seperti di Margasari, Lebaksiu, Kalibakung, dan daerah lainnya yang notabene berada dalam lingkar Pegunungan Slamet.

Hal senada juga diungkapakan oleh Priyanto (37) pengoleksi akik khas Tegal asal Surabaya. Menurutnya corak dan warna serta jenis akik khas Tegal lebih cenderung mendekati daerah Purbalingga.

"Hal ini karena secara geografis antara Tegal dan Purbalingga memiliki garis struktur geografis yang sama dan berada dalam area Gunung Slamet, jadi batu akik Tegal lebih memiliki corak yang sama dengan batu Klawing asal Purbalingga," jelas Priyanto.

Warga Tegal yang mengetahui eksistensi batu ini pun mengenalnya dengan dua nama unggulan yakni "Bagal" yang berarti Batu Tegal serta akik "Apiksung". Pada pameran yang digelar di kawasan stadion Yos Sudarso kota Tegal, kedua jenis batu akik khas Tegal dihargai dengan nominal Rp50 juta lebih per biji.


(AHL)