Motor Baru

New Yamaha V-Ixion Advanced, Euro 3 karena Bakal Diekspor

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 21 May 2015 13:38 WIB
yamaha
New Yamaha V-Ixion Advanced, Euro 3 karena Bakal Diekspor
New Yamaha V-Ixion Advance sudah aplikasi mesin Euro 3 karena akan diekspor. MTVN/A Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Serpong: Saat prosesi peluncuran motor sport Yamaha New V-Ixion Advanced (NVA), kemarin, 20 Mei, Muhammad Abidin selaku GM Aftersales & Motorsport Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan motor ini sudah memenuhi standar Euro 3. Padahal model sebelumnya yakni V-Ixion Lightning hanya memenuhi standar Euro 2.

YIMM pun melakukan beberapa sentuhan agar model motor sport terlaris ini memenuhi standar Euro 3. Hal ini dilakukan sesuai dengan Mutual Recognition Agreement (MRA) ASEAN, mengingat motor ini juga akan diekspor ke beberapa negara lain di kawasan Asean.

"Pertama adalah noise yang dihasilkan, penyesuaian bukan hanya dari noise knalpot saja tapi juga rantai, klakson dan filter udara. Bahkan ban yang dipakai pun sesuai standar MRA," papar Abidin. Abidin pun menambahkan, dengan penyesuaian yang dilakukan motor ini sudah sesuai standar global.

Menyangkut spesifikasi Euro 3, tentu yang diketahui banyak orang adalah standar emisi. Nah pada bagian knalpot NVA ini, Yamaha menambahkan sejumlah bahan kimia pada honey comb atau catalytic converter.

Ketiga bahan kimia tersebut adalah Rhodium, Palladium, dan Platinum. Ketiga bahan itu yang berfungsi mengurangi kadar emisi. "Sebenarnya honeycomb itu sudah ada di V-Ixion Lightning tapi belum ada bahan kimianya. Itu sebabnya tenaga mesin tidak berkurang meski sudah Euro 3," sambung Abidin.

Gas sisa pembakaran motor ini untuk CO diangka 1,07, lalu HC 0,2 dan NOx 0,09. Hasil ini ada dibawah standar Euro 3 yang menetapkan CO maksimal 2,0, lalu HC 0,8 dan NOx 0,15.


(UDA)