Industri Migas Banyak Dikelilingi Bukan Ahlinya

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 21 May 2015 14:27 WIB
ipa 2015
Industri Migas Banyak Dikelilingi Bukan Ahlinya
Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika merasa pemerintah salah menempatkan orang-orang yang tidak ahli di dalam industri minyak dan gas (migas).

Padahal, saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan eksperimen di sektor migas.  Kardaya merasa, "salah orang" tersebut tidak memahami eksperimen yang digalakkan pemerintah.

Demikian disampaikan Kardaya, saat diskusi 'Reforming Oil & Gas Governance Towards Achieving National Goals' The 39th Indonesia Petroleum Association Convention & Expo, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Bahkan, Kardaya menambahkan jika para pejabat yang menduduki posisi strategis di institusi migas ditempati oleh orang-orang yang tidak memiliki latar belakang migas. Sehingga, seakan-akan saat ini pemerintah sedang mempertaruhkan kondisi migas di Indonesia.

"Bahwa institusi utama yang mengurus migas ditempati oleh orang yang tidak punya background profesional migas, tidak pernah bersentuhan dengan pengalaman migas," papar dia.

Sebelumnya Kardaya sempat mengatakan jika industri migas di Indonesia menjadi salah satu industri yang bisa memperbaiki perekonomian Indonesia. Namun sayangnya, Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis industri migas.

Kardaya Warnika menyentil pemerintah yang tidak tepat menangani krisis energi. Ia mengibaratkan, kondisi industri migas tersebut layaknya orang sakit tetapi diobati dengan obat yang salah.

"Kita harus sepaham dulu, kita sudah masuk ke dalam krisis. Jadi penanganannya tidak bisa seperti pada saat penurunan produksi biasa," pungkas dia.


(AHL)