Turnamen Pramusim Gagal Digelar, Persiba Resmi Dibubarkan

Alfa Mandalika    •    Kamis, 21 May 2015 14:35 WIB
liga indonesia
Turnamen Pramusim Gagal Digelar, Persiba Resmi Dibubarkan
Pemain Persiba Balikpapan. (Foto: Antara/ Ari Bowo Sucipto)

Metrotvnews.com, Balikpapan: Turnamen pramusim yang sedianya dihelat mulai 26 Mei gagal digelar. Hal itu sudah dikonfirmasi oleh PT Liga Indonesia (LI).

Putusan itu dibuat PT LI karena tidak mendapat izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan pihak kepolisian.

“Liga telah menjalankan seluruh prosedur terkait proses rekomendasi dan perizinan yang dibutuhkan sebagai persyaratan pelaksanaan turnamen. Termasuk mengajukan permohonan kepada PSSI, BOPI, dan POLRI,” tutur Sekertaris PT Liga, Tigor Shalom Boboy di Kantor PT Liga kemarin. (Baca: PT Liga Batalkan Turnamen Pramusim)

“Liga mengambil keputusan untuk membatalkan turnamen pramusim 2015 karena tidak mendapat rekomendasi dari BOPI," lanjutnya.

PT LI telah mengirimkan surat kepada pihak klub mengenai pembatalan turnamen tersebut. Dan hasil itu langsung ditanggapi oleh tim Persiba Balikpapan dengan membubarkan tim.

"Dengan berat hati kami sampaikan kepada pemain dan pelatih bahwa turnamen pramusim pun tidak bisa jalan," kata Sekretaris Umum Persiba Irfan Taufik.

Untuk persiapan turnamen pramusim, manajemen Persiba sebenarnya sudah menetapkan Hariyadi sebagai pelatih, untuk menggantikan posisi Eddy Simon Badawi.

"Tidak ada lagi kompetisi atau pertandingan, dan tidak ada lagi latihan. Hari ini pemain sudah pulang ke keluarganya masing-masing," tambah Irfan Taufik.

Ia menegaskan bahwa kontrak seluruh pemain juga sudah diputus dan pemain dalam status bebas untuk mencari klub baru. Persiba baru akan mencari pemain lagi menjelang persiapan Liga Indonesia musim 2015-2016 dan manajemen akan memprioritaskan pemain yang sudah berkontrak dengan Persiba di musim ini.

"Tentu kami akan renegoisasi lagi dengan para pemain. Yang kami prioritaskan yang sudah bersama Persiba, tetapi kalau kami panggil kemudian tidak mau renegoisasi, tentu saja tidak apa-apa," beber Irfan. (Ant)


(ASM)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA