Orangtua Penelantar Anak Diduga Mendapat Perlakuan Buruk Saat Kecil

Wanda Indana    •    Kamis, 21 May 2015 16:38 WIB
penelantaran anak
Orangtua Penelantar Anak Diduga Mendapat Perlakuan Buruk Saat Kecil
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat. (Foto:MI/arya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Orangtua yang menelantarkan lima anaknya di Cibubur, Utomo Pernomo dan Nurindria Sari, dinilai mendapat perlakuan buruk saat masih kecil.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kekerasan dalam rumah tangga tidak ditentukan dari tingkat pendidikan dan profesi, sebab mereka berprofesi sebagai dosen. Djarot curiga, Utomo dan Nurindria pernah mengalami pengalaman buruk.

"Kejiwaan mereka memang perlu diperiksa. Seseorang yang mendapat perlakuan buruk dari keluarganya saat kecil cenderung seperti itu. Menurut saya, doktor, profesor, politisi, kepala daerah, siapapun bisa melakukan kekerasan rumah tangga jika masa kecilnya mendapat perlakuan kasar," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).
 
Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, tindakan Utomo sebagai seorang pendidik tidak pantas memperlakuan anak dengan mengusir dan menelantarkannya.

"Sebagai pendidik, dia harus mampu mendidik, dalam diri pribadi dan keluarganya, baru bisa mendidik orang lain. Jadi, waktu dia mendidik di luar itu kamuflase saja," tandasnya.

Kasus penelantaran anak terungkap 14 Mei pekan lalu. Utomo, sang ayah, tega melarang anaknya yang berusia delapan tahun masuk ke rumah selama sebulan terakhir. Bocah inisial D itu tidak disekolahkan. Pada malam hari, D menumpang tidur di pos satpam perumahan.

Selain kasus penelantaran anak, polisi menjerat orangtua korban dengan kasus narkoba. Sebab, ditemukan paket sabu di rumahnya. Selain itu, tes urine keduanya positif sabu.


(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

19 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA