Dana untuk Biayai Pengungsi Rohingya Masih Dibahas

Fajar Nugraha    •    Kamis, 21 May 2015 16:51 WIB
rohingya
Dana untuk Biayai Pengungsi Rohingya Masih Dibahas
Pengungsi Rohingya di atas kapal (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia dan Malaysia sepakat untuk memberikan penampungan sementara kepada pengungsi Rohingya dan Bangladesh. Namun belum diketahui asal dana untuk mengurus para pengungsi itu.

Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir pembahasan mengenai dana untuk membiayai para pengungsi ini, masih menunggu pembahasan teknis.

"Karena itu kan perlu perhitungan teknis. Saya gak bisa keluar dengan perkirakaan angka sendiri," ujar Arrmanatha, di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Kamis (21/5/2015).

"Karena kita gak tau berapa kebutuhannya dan berapa yang akan masuk," imbuhnya.

Menurut Arrmanatha, ada berbagai lembaga-lembaga yang menyatakan dukungannya. Ini termasuk lembaga seperti IOM dan UNHCR, mereka sudah komitmen bantu keuangan namun mereka perlu didukung masyarakat internasional untuk pembiayaan tersebut.

Namun pria yang akrab disapa Tata ini, mendapat indikasi kalau Amerika Serikat (AS) bersedia untuk. Tidak diketahui jenis bantuannya, untuk perkiraan 7.000 pengungsi yang masih terdampar di laut.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia ini negara yang sekali lagi terdiri dari nilai-nilai kemanusiaan. "Orang susah kita harus bantu juga," jelasnya.

Mengenai dana yang akan digelontorkan, JK menjawab, "Tak usah bicara (besaran) dana, negara ini tak miskin-miskin amat".

Meskipun bukan negara yang meratifikasi perjanjian Konvensi Tentang Pengungsi, namun Indonesia menerima prinsip non-refoulement atau praktik tidak memaksa pengungsi atau pencari suaka untuk kembali ke negara di mana mereka bertanggung jawab untuk sasaran penganiayaan.


(FJR)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

10 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA