Beras Plastik Pernah Beredar di Tiongkok

Al Abrar    •    Kamis, 21 May 2015 18:35 WIB
kasus beras plastik
Beras Plastik Pernah Beredar di Tiongkok
Polisi memeriksa butiran beras di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 20 Mei 2015. Antara Foto/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Jakarta: Beras plastik meresahkan warga di berbagai daerah di Indonesia. Ternyata, hal serupa pernah terjadi di Tiongkok.

"Beras plastik pertama kali ditemukan dan dijual di Pasar Tiongkok, terutama di Taiyuan di Provinsi Shanxi. Kurang lebih sejak 2008," kata Wakil Ketua Komisi VI Heri Gunawan, Kamis (21/5/2015).

Menurut politikus Gerindra ini, beras palsu adalah masalah serius, sebab beras merupakan kebutuhan pokok. Dia meminta pemerintah lebih serius mengawasi peredaran beras.

Heri menilai, masuknya beras plastik karena harga beras asli tidak menentu. Para penjahat memanfaatkan itu untuk menjual beras murah. Padahal, beras tersebut palsu.

"Peredaran beras plastik semakin marak di pasaran dengan harga yang sangat terjangkau. Modusnya, beras tersebut dicampur dengan beras asli," tukas dia.

Beras plastik pertama kali ditemukan di Bekasi. Setelah diuji, beras plastik mengandung senyawa polyvinyl chloride dan senyawa-senyawa yang identik dengan pelentur bahan polyvinyl seperti; BBP (Benzyl Butyl Phtalate), DEHP (Bis (2-ethylhexy phtalate), DINP (diisonony phtalate) dapat membahayakan tubuh manusia.

"Senyawa ini digunakan dalam industri bahan-bahan plastik. Risiko cukup tinggi kalau dikonsumsi terus-menerus, dampaknya pasti sakit perut, karena dia benda padat yang tak bisa dicerna," kata Kepala Bidang Pengujian Laboratorium Sucofindo, Adisam.


(TRK)