Kemenpora Larang PSSI Ngantor di Senayan

Rendy Renuki H    •    Kamis, 21 May 2015 18:41 WIB
kisruh pssi
Kemenpora Larang PSSI <i>Ngantor</i> di Senayan
Suasana kantor PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta (Foto: MI/Atet Dwi Pramadia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melarang Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berkantor di Senayan. Keputusan tersebut berdasarkan surat nomor 01964/SET/V/2015 yang ditandatangani Sesmenpora Alfitra Salamm dan ditujukan kepada Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara.

Dalam suratnya, pihak Kemenpora meminta kepada Mensekneg agar tak memberikan fasilitas kepada PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia. Surat tersebut menegaskan bahwa seluruh kegiatan PSSI tidak diakui pemerintah dan Sesmensekneg diharapkan tidak memberikan fasillitas kepada PSSI terkait dengan penggunaan fasiltas di Senayan, Jakarta.

”Sebagai aplikasi hukum sebagai peringatan kepada sanksi administratif kepada PSSI, mohon kiranya saudara tidak memberikan fasilitas apapun pada organisasi dimaksud, di dalam lingkungan komplek badan layanan umum Gelora Bung Karno, Senayan,” demikian salah satu bunyi surat tersebut.

Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan berang menanggapi hal tersebut. ”Sampai segininya ya kelakuan Menpora. Mentang-mentang sebagai pemerintah terus bisa seenaknya sendiri terhadap rakyatnya. Kami akan berkoordinasi dengan internal kami terkait dengan surat ini,” ujar Erwin kepada wartawan, Rabu (21/4).

Namun di lain pihak, Raja Parlindungan Pane selaku kepala pengelola Gelora Bung Karno (GBK) belum mau mengambil langkah konkret.

"Kami belum tahu dan menerima isi surat tersebut, kita tunggu dulu suratnya baru kita bisa tengahi masalahnya," ungkap Raja Pane.

Mantan ketua umum SIWO PWI Pusat ini pun mengatakan masih menunggu kepastian kebenaran dan klarifikasi  terhadap rencana Menpora tersebut.

"Saya tidak mau memperkeruh situasinya sekarang. Jangan ngomong seandainya, kalo ngomong seandainya kita belum tahu faktanya, nanti malah bisa meruncing," timpalnya.


(PAT)