Penyidik Tak Tahu Hasil Lab Sucofindo soal Beras Plastik

Damar Iradat    •    Kamis, 21 May 2015 19:07 WIB
beras
Penyidik Tak Tahu Hasil Lab Sucofindo soal Beras Plastik
Ilustrasi Beras/ANT/Dedhez Anggara

Metrotvnews.com, Bekasi: Kapolres Bekasi Kombes Rudi Setiawan mengaku tak tahu beras mana yang digunakan dalam tes yang dilakukan PT Sucofindo, terkait beredarnya beras plastik di pasaran. Ia hanya mendengar perusahaan yang concern pada hasil pertanian itu sudah merilis hasil laboratorium.

"Kami penyidik yang sedang menangani dugaan pidana tidak mengetahui apa yang diperiksa, dari mana, apa, bentuk dan sebagaimana kami belum tahu," kata Rudi di Mapolres Bekasi, Jalan Pramuka, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2015).

Sementara pihak kepolisian telah menyita barang bukti berdasarkan laporan seorang masyarakat, Dewi,  yang membelu beras dari sebuah toko. Toko itu pun disegel pihak kepolisian.

"Kami segel, kami buat beita acara lakukan sesuai ketentuan hukum dan KUHAP," tambahnya.

Sisa beras yang dibeli Dewi kini ditetapkan sebagai brang bukti terkait tindak pidana. Sementara proses lanjutan membutuhkan keterangan ahli maupun Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan.

"Jadi, yang kami kirim, adalah yang kami sita dan tetapkan sebagai barang bukti ke BPOM. Tak hanya ke BPOM, kami juga ini ke laboratorium Kementrian Pertanian, yang disarankan dilakukan di laboratorium IPB," terang Rudi.

Selain diperiksa di BPOM dan IPB, kepolisian juga telah memberikan barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut ke Pusat Laboratorium Forensik Polri.

Sebelumnya Walikota Bekasi Rahmat Effendi memastikan hasil temuan lab Sucofindo. Dari hasil lab, memang ditemukan senyawa plastik dalam beras yang beredar. Kendati demikian, temuan Sucofindo bakal dikomunikasikan Polisi dengan Pemkot Bekasi.

"Kepolisian akan tetap merespon. Kalau memang memenuhi prosedur yang ditentukan pasti akan ditindaklanjuti," pungkasnya.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

19 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA