Jalan Tol Pejagan-Pemalang Terkendala Jalur Kereta

Husen Miftahudin    •    Kamis, 21 May 2015 19:45 WIB
tol pejagan-pemalang
Jalan Tol Pejagan-Pemalang Terkendala Jalur Kereta
Jalan tol Pejagan-Pemalang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Cirebon: Pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II yang disiapkan untuk kelancaran arus lalu lintas saat mudik dan balik Lebaran, ternyata masih memiliki beberapa hambatan. Pembebasan lahan, tiang listrik milik PLN hingga jalur kereta api menjadi hambatan pembangunan jalur tol sepanjang 20 kilometer (km) tersebut.

Pimpinan Proyek Seksi I dan II Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Mulya Setiawan mengatakan, kendala terbesar pembangunan seksi I dan II jalan tol ini adalah pada pembebasan lahan dan jalur kereta api. Untuk pembebasan lahan, pihak pemerintah melalui Tim Pembebasan Tanah (TPT) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) akan terus melakukan penyelesaian dengan segera.

"Untuk struktur jalan, tidak jadi masalah buat kita. Yang kritis itu di jembatan (untuk melintasi) jalur kereta api yang ada di Brebes Timur. Itu dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum mengeluarkan izin (pembangunan jembatan perlintasan). Terdapat di proyek seksi II," ungkap pria yang sering disapa Wawan ini dalam Site Visit Proyek Pejagan-Pemalang di Kantor Pimpinan Proyek Seksi I dan II, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (21/5/2015).

Maka itu, ia meminta kepada Kemenhub untuk segera mengeluarkan izin untuk pembangunan jembatan perlintasan di atas jalur kereta api. Hal ini agar pembangunan jalan tol ini dapat segera diselesaikan untuk memperlancar arus lalu lintas mudik dan balik lebaran tahun ini.

Jika hal itu selesai, maka dipastikan jalan tol ini akan dibuka untuk mudik lebaran pada H-7. "Ini permintaan dari Kementerian (Perhubungan) untuk mudik lebaran. Tinjauan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terakhir itu minggu lalu. Jika diizinkan, maka akan dibuka pada H-7," papar Wawan.

Terkait anggaran, pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi I dan II menelan biaya investasi hingga Rp1,5 triliun. Saat ini, penyerapan anggaran baru sekitar 40 persen dari total anggaran untuk proyek seksi I dan II.

Sebagai informasi, Tol Pejagan-Pemalang memiliki panjang total 57,50 kilometer (km) dan dibagi dalam empat seksi dalam pembangunan proyeknya. Untuk seksi I dan II yang memiliki panjang hingga 20 km dipercepat pembangunannya sebagai persiapan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Namun begitu, tak semua seksi I dan II yang akan digunakan untuk arus mudik lebaran. Hanya sisi timur atau satu jalur jalan tol dengan lebar 10 meter yang akan digunakan. Struktur jalan tol itu pun hanya dengan menggunakan agregat (campuran batu split dengan timbunan tanah) setebal 25 cm, bukan beton.


(AHL)