Pengurus DPN PERADI Dilantik Malam Ini

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 21 May 2015 19:49 WIB
hukum
Pengurus DPN PERADI Dilantik Malam Ini
Ketua Umum PERADI Juniver Girsang/MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) terpilih Juniver Girsang melantik sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, malam ini. Pelantikan ini dilakukan sejalan dengan harapan wibawa profesi advokat bisa terangkat.

"PERADI tidak ingin dituding hanya mencari uang melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) tanpa pernah memikirkan penyumpahan menjadi advokat setelah lulus ujian advokat," kata Juniver di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).

Menurut Juniver, pengambilan sumpah calon advokat yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, sudah tertunda bertahun-tahun. Maka dari itu, pengambilan sumpah ini sebagai bentuk pembenahan di tubuh organisasi yang paling diprioritaskan.

Tidak hanya itu, Juniver mengaku PERADI tengah dalam kondisi perpecahan internal, lantaran menjamurnya sejumlah wadah profesi advokat sejenis. Kendati demikian, Juniver optimistis dapat melakukan rekonsiliasi untuk meningkatkan wibawa PERADI tersebut, baik internal maupun eksternal.

"Semangat rekonsiliasi masih tetap menjadi salah satu misi yang harus diimplementasikan pengurus PERADI 2015-2020," tukas Juniver.

Juniver Girsang terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) II Peradi di Makassar, Sulawesi Selatan, 26 hingga 27 Maret lalu. Munas itu dihadiri 483 dari total 553 utusan yang berasal dari 53 DPC dari total 67 DPC PERADI.

Sementara Wakil Ketua Umum dijabat oleh Harry Ponto dan HM Luthfie Hakim. Sekretaris Jenderal dijabat oleh Hasanuddin Nasution.

Seperti diketahui, PERADI diperkenalkan kepada publik pada 7 April 2005 silam. PERADI merupakan leburan dari delapan organisasi profesi sejenis. Mereka adalah Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI).

Selain itu, ada juga Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) dan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI). Pada 21 Desember 2004 mereka sepakat membentuk PERADI.


(OJE)