Hamdan Zoelva Pegang Jabatan Penting di PERADI

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 21 May 2015 21:10 WIB
hukum
Hamdan Zoelva Pegang Jabatan Penting di PERADI
Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva/ANT/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan Advokat Indonesia PERADI menggelar pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) periode 2015-2020 pimpinan Juniver Girsang. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dan mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution diganjar jabatan penting dalam kepengurusan PERADI yang dilantik di Ballroom Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015) malam.

Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Adnan Buyung didaulat menjadi Ketua Dewan Penasihat PERADI dengan sejumlah anggota. Di antaranya Elza Syarief, Trimedya Panjaitan dan Deni Kailimang.

Sementara itu, Hamdan Zoelva didaulat sebagai Ketua Dewan Pakar dengan sejumlah anggota. Di antaranya Todung Mulya Lubis. Meski demikian, Adnan dan Hamdan tidak tampak dalam pelantikan ini. 

Pelantikan juga dihadiri sejumlah Anggota Komisi III DPR. Di antaranya, Masinton Pasaribu, Dossy Iskandar, Ali Umri, Junimart Girsang, dan Trimedya Panjaitan. Mantan Anggota Komisi III Ahmad Yani juga tampak hadir. Praktisi hukum Hotma Sitompul dan sejumlah perwakilan lembaga negara bidang hukum juga ikut memenuhi ruang pelantikan.

Juniver Girsang terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) II Peradi di Makassar, Sulawesi Selatan, 26 hingga 27 Maret lalu. Munas itu dihadiri 483 dari total 553 utusan yang berasal dari 53 DPC dari total 67 DPC PERADI.

Sementara Wakil Ketua Umum dijabat oleh Harry Ponto dan HM Luthfie Hakim. Sekretaris Jenderal dijabat oleh Hasanuddin Nasution.

Seperti diketahui, PERADI diperkenalkan kepada publik pada 7 April 2005 silam. PERADI merupakan leburan dari delapan organisasi profesi sejenis. Mereka adalah Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI).

Selain itu, ada juga Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) dan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI). Pada 21 Desember 2004 mereka sepakat membentuk PERADI.


(OJE)