Intelejen Kejagung Tangkap Buronan Kutai Kerta Negara

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 22 May 2015 10:35 WIB
kasus korupsi
Intelejen Kejagung Tangkap Buronan Kutai Kerta Negara
Gedung Kejaksaan Agung (Foto: MI/ Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Intelejen Kejaksaan Agung berhasil menangkap Edi Ardiansyah, tersangka kasus korupsi anggaran operasional Dinas Pendidikan Kutai Kerta Negara tahun 2010 sebesar Rp 8,9 miliar. Edi yang ditangkap Kamis 21 Mei malam, merupakan buronan Kejari Tenggarong.
 
"Yang bersangkutan sudah dipanggil tiga kali, tapi selalu mangkir," ujar Kapuspen Kejagung Tony Spontana melalui pesan singkat, Jumat (22/5/2015).
 
Dibeberkan Tony, Edi adalam mantan bendahara Disdik Kutai Kerta Negara, Ia dinyatakan sebagai tersangka berdasarkan sprindik No: Print-53/Q.4.12/Fd.1/01/2015 tanggal 5 Januari 2015. "Tentang dugaan korupsi Penggunaan Anggaran Operasional pada Disdik Kabupaten Kutai Kartanegara TA. 2010 sekitar Rp.8.919.004.720," bebernya.
 
Penangkapan Edi adalah hasil kerjasama Tim Intelejen Kejagung dan Tim Kejari Tenggarong. Dia diciduk di Jalan Ahmad Yani no. 91, Balikpapan, pukul 21.00 WITA.
 
Sebelumnya, Kepala Kejari Tenggarong, Bambang Hariyanto melalui Kasi Pidana Khusus Rudi Iskandar mengungkapkan, keberadaan Edi sempat diburu oleh Kejari Tenggarong. Mulai dari kediaman tersangka, keluarga, tempat kerja, hingga tempat yang biasa didatangi tersangka.
 
Kejari melakukan proses hukum peradilan in absentia, yakni peradilan yang berlangsung tanpa hadirnya terdakwa.
 
Berdasarakan temuan BPK RI dan Audit Inspektorat Daerah Kukar, tersangka sempat membuat surat pernyataan bermeterai pada 16 Juni 2011 yang menyatakan akan mengganti dana yang tak dapat dipertanggungjawabkan senilai Rp 8,9 Milyar.
 


(FZN)