Kerja dengan Sistem Shift Sebabkan Obesitas?

   •    Jumat, 22 May 2015 12:12 WIB
kesehatan
Kerja dengan Sistem Shift Sebabkan Obesitas?
Bekerja sistem shift bisa sebabkan obesitas? (Foto:lucilleroberts.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda mungkin bekerja di kantor dengan jam kerja sembilan jam atau mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00, dalam waktu lima hari kerja. Mungkin, sebagian besar dari Anda tidak mengetahui jadwal kerja normal itu memang berdampak baik bagi tubuh.

Sementara, kerja dengan sistem shift yakni di bawah atau melebihi sembilan jam kerja bisa berdampak buruk bagi kesehatan seperti insomnia, gangguan metabolisme tubuh, hingga berat badan berlebih atau obesitas.

"Kerja karyawan shift sangat rentan terhadap mengalami masalah tidur atas pekerjaan mereka yang mengharuskan untuk bekerja malam, diperpanjang, atau mengganti shift," kata pemimpin penelitian Marjory Givens, asosiasi ilmuwan di University of Wisconsin School of Medicine dan Kesehatan Masyarakat di Amerika.

Para peneliti tersebut telah menggunakan data dari Survei Kesehatan Wisconsin yang dikumpulkan dari tahun 2008 hingga 2012. Dalam analisis ini, 1,593 peserta dinilai dengan menggunakan langkah seperti pemeriksaan fisik untuk menghitung indeks massa tubuh dan menentukan obesitas.

Pekerja shift memiliki berat badan berlebih dibanding pekerja biasa. Mereka juga memiliki gangguan tidur seperti insomnia. Para peneliti menemukan, mereka yang bekerja shift tidak mendapatkan tidur yang cukup sehingga berpengaruh pada gangguan metabolismenya. (Sumarni/TimesofIndia)


(LOV)