PSK Saritem yang Berusia Anak-Anak Jadi Perhatian Dinsos Bandung

Roni Kurniawan    •    Jumat, 22 May 2015 12:15 WIB
prostitusi
PSK Saritem yang Berusia Anak-Anak Jadi Perhatian Dinsos Bandung
Petugas merazia aktivitas prostitusi di Saritem Bandung, Ant/ Novrian Arbi

Metrotvnews.com, Bandung: Enam dari 169 pekerja seks komersil (PSK) yang dirazia di Saritem, Bandung, Jawa Barat, masih berusia anak-anak. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung pun memberikan perhatian pada enam orang tersebut.

"Karena anak-anak di bawah umur mungkin korban traficking, korban dari kekerasan dan exploitasi anak. Nah itu akan mendapatkan prioritas dari kita untuk melakukan pembinaan," ujar Sekretaris Dinsos Kota Bandung Medi Mahendra, Kamis (21/5/2015).

Medi mengakui telah mendata ratusan PSK tersebut. Ia juga telah berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Jawa Barat untuk menangani mereka.

"Setelah didata, kita pilah-pilah mana yang sering kita tangkap mana yang baru. Nah baru kan pola pembinaan beda mana yang sudah sering di jangkau, mana yang baru," tuturnya.

Untuk PSK berusia anak-anak, Dinsos akan memberikan bimbingan. Agar, mereka tak lagi menjadi santapan pria hidung belang.

"Kan kasihan. Di saat usia mereka usia sekolah, usia produktif untuk berkarya, berkreatifitas malah terjerembab praktik itu dan itu yang akan menjadi fokus kita dan menjadi prioritas kita," lanjutnya.

Ia pun menuturkan ada beberapa program bimbingan yang akan diberikan di tempat rehabilitasi nantinya. Hal itu dimaksudkan untuk menggali bakat yang mungkin terpendam dalam diri masing-masing PSK tersebut.

"Ada pembinaan spiritual, keagamaan. Kita juga memberikan keterampilan dan juga sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing," imbuhnya.


(RRN)