Garda Muda Kawal Muktamar NU tak 'Dinodai' Parpol

Amaluddin    •    Jumat, 22 May 2015 14:29 WIB
nu
Garda Muda Kawal Muktamar NU tak 'Dinodai' Parpol
Logo resmi Nahdlatul Ulama, istimewa

Metrotvnews.com, Surabaya: Garda Muda Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia menghindari intervensi politik menjelang pemilihan kepala daerah (Pemilukada) serentak pada Desember 2015. Mereka pun tak ingin partai politik (parpol) menjadikan Muktamar ke-33 NU sebagai ajang menggalang dukungan dalam pilkada.

"Silakan parpol membantu NU. Tapi jangan ada niat intervensi atau proses pembusukan pada Muktamar NU. Kalau ada, pasti akan kami lawan," tegas Ketua Garda Muda NU Indonesia, Fairouz H Anggasuto, di Surabaya, Kamis (21/5/2015).

Fairuz menduga indikasi gerakan keterlibatan parpol dalam pelaksanaan Muktamar NU. Namun, Fairuz tak mau membocorkannya.

"Muktamar harus bersih dari intervensi parpol. Rekening panitia muktamar itu berapa dan sumbernya dari mana saja, harus transparan, harus terbuka. Kami khawatir parpol ikut membiayai muktamar dengan maksud tersembunyi," duganya.

Dia menegaskan Garda Muda NU Indonesia akan mengawal Muktamar NU. Caranya yaitu mengonsolidasi kekuatan muda NU untuk membentengi NU dari segala ancaman multi-ideologi yang kontra Ahlussunah Wal Jamaah, berani mempertaruhkan diri lahir batin untuk kepentingan muktamar bersih bermartabat, mengawal dari upaya mengotori proses pergantian kepemimpinan NU dengan politik uang, dan menangkal gerakan rekayasa beberapa kelompok dalam forum muktamar dengan target tertentu.

"NU ini adalah ormas keagamaan terbesar di Indonesia yang memiliki potensi basis massa dan kekuatan politik luar biasa. Kami akan memantau dan mewaspadai agar tidak ada intervensi parpol. Jangan sampai NU jadi boneka parpol. Ini bisa buat NU rusak dan itu perbuatan dholim," pungkas Fairuz.


(RRN)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

1 hour Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA