Mantan Pansel: KPK Butuh Wanita

Desi Angriani    •    Jumat, 22 May 2015 19:11 WIB
pansel kpk
Mantan Pansel: KPK Butuh Wanita
Hikmahanto Juwana. Foto: Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Hukum dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana memuji susunan panitia seleksi (pansel) Pimpinan KPK pilihan Presiden Jokowi. Pakar Hukum Internasional ini menyebut komposisi pansel sudah pas.  

Selanjutnya, kata dia, adalah bagaimana kinerja Pansel dalam memilih komisioner KPK. "Bagus kok komposisinya. Terpenting adalah mencari orang-orang hebat untuk menjadi calon pimpinan KPK," kata Hikmahanto saat dihubungi Metrotvnews.com di Jakarta, Jumat (22/5/2015).

Bagi Hikmahanto, sembilan perempuan yang jadi anggota pansel itu punya rekam jejak bersih. Mereka yang belum berpengalaman tak perlu dipersoalkan. Sebab pansel merupakan kerja kolektif.

"Ya enggaklah. Saya dulu waktu jadi pansel belum pernah punya pengalaman. Lagian ini kan kerja kolektif. Terpenting adalah strategi untuk mendapatkan orang-orang bagus. Tanpa strategi maka khawatir KPK sepi peminat," ungkap mantan Pansel KPK jilid 3 ini.

Dia berharap, siapapun pimpinan KPK yang terpilih nantinya tidak dilihat dari latar gender. Melainkan dari terobosan dan kinerjanya memberantas korupsi. Ia menilai, KPK butuh sosok perempuan seperti mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memulihkan marwah lembaga antirasyiwah itu.

"Iya dong itu juga saya harapkan. Kita butuh kekuatan wanita. Kita butuh orang seperti Sri Mulyani dalam pemberantasan korupsi," pungkas dia.


(KRI)