JK Terkejut Dengan 9 Nama Pansel Pimpinan KPK

Anshar Dwi Wibowo    •    Jumat, 22 May 2015 20:54 WIB
pansel kpk
JK Terkejut Dengan 9 Nama Pansel Pimpinan KPK
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Andika Wahyu/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku terkejut dengan nama anggota pansel yang dipilih untuk merumuskan nama-nama calon komisioner KPK. JK tak menyangka Presiden Joko Widodo memilih nama-nama itu.

"Surprise," ujar JK di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (22/5).

JK mengaku dirinya tidak ikut merumuskan nama-nama anggota pansel KPK yang terpilih. Dia juga tidak diajak berkomunikasi membahas nama-nama itu.

"Enggak, saya kan enggak disini. Ya saya kan di luar negeri dua hari ini," katanya.

JK mengungkap ada perubahan nama-nama calon pansel KPK dari yang sebelumnya disodorkan. "Ya berubah, tapi itu hanya masukan," katanya.

Meski begitu, JK mengapresiasi anggota pansel KPK yang semuanya diisi perempuan.

"Kita, khusunya wanita tentu bangga bahwa semua pansel itu perempuan. Ini juga menggambarkan kalau ada masalah korupsi apa yang ditangkap atau akibatnya, wanita kan sangat merasakannya," katanya.

Begitupun dengan ketua KPK yang lebih kental berlatar belakang ekonom. Menurut JK, hal tersebut tidak ada masalah sebab nantinya komisioner KPK harus mengerti dengan masalah ekonomi, bukan hanya hukum semata.

"Itu juga untuk baik agar kebijakan-kebijakan ekonomi jangan langsung ada melanggar karena ada hukum-hukum ekonomi juga yang harus dilaksanakan," tuturnya.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo menunjuk sembilan nama yang kesemuanya perempuan untuk duduk menjadi pansel pimpinan KPK. Mereka terdiri dari personal dengan beragam latar belakang ilmu. Ekonom, pakar hukum tata negara, pakar pencucian uang, ahli TI dan lainnya. Destry Damayanti didaulat jadi ketua tim.   

Berikut nama Pansel KPK:

1. Destry Damayanti, M.Sc,

• Seorang ekonom, ahli keuangan dan moneter

2. Dr Enny Nurbaningsih, SH,

• Pakar Hukum Tata Negara,

• Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional,

3. Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, SH, LLM,

• Pakar Hukum Pidana dan HAM,

• Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkumham,

4. Ir. Betti S Alisjabana, MBA,

• Ahli IT dan manajemen,

5. Dr. Yenti Garnasih, SH, MH,

• Pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang,

6. Supra Wimbarti, M.SC, Ph.D,

• Ahli psikologi SDM dan pendidikan,

7. Natalia Subagyo, M.Sc,

• Ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi,

8. Dr. Diani Sadiawati, SH, LLM,

• Ahli hukum,

• Direktur Analisa Peraturan Perundang-undangan Bappenas,

9. Meuthia Ganie-Rochman, Ph.D,

• Ahli sosiologi korupsi dan modal sosial

 


(KRI)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

4 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA