Perpadi: Gara-gara Beras Plastik, Penjual Beras Merugi

Al Abrar    •    Sabtu, 23 May 2015 11:46 WIB
beras
Perpadi: Gara-gara Beras Plastik, Penjual Beras Merugi
Ilustrasi Beras/ANT/Dedhez Anggara

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Persatuan Pengilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Nellys Soekidi menilai hampir selama 26 tahun menjual beras, baru kali ini ditemukan adanya beras sintetis. Persitiwa ini dinilai merugikan para petani maupun pedagang beras.

"Saya baru alami pertama kali. Saya prihatin karena kejadian ini jujur saja pelaku usaha di beras ada penurunan kepercayaan dan penurunan omzet," kata kata Nellys dalam diskusi di DoubleTree Hilton Hotel, Sabtu (23/5/2015).

Dirinya juga masih meragukan temuan beras sintetis tersebut, meski hasil uji laboratorium menyebut beras tersebut mengandung bahan pipa.

"Ini masih ada kejanggalan, saya belum yakin kalau itu beras sintetis," tambahnya.

Sebab, kata dia, jika ada yang ingin menipu dan mencari keuntungan. Ia pun meragukan bahan baku beras sintetis dari plastik.

"Kalau orang mau nipu, dia punya target keuntungan dan otomatis dapat keuntungan. Biji plastik itu lebih tinggi dari beras dan pasti ada kerugian disitu," tukasnya.


(OJE)