BPKLN: Infrastruktur Pilar Utama Pengembangan Ekonomi Perbatasan

Antara    •    Sabtu, 23 May 2015 15:31 WIB
infrastruktur
BPKLN: Infrastruktur Pilar Utama Pengembangan Ekonomi Perbatasan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jayapura: Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua menyatakan, pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan menjadi pilar utama pengembangan potensi ekonomi di wilayah tersebut.

Kepala BPKLN Papua Susana Dweijana Wanggai mengatakan, jika membahas wilayah perbatasan berarti salah satu intinya adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan ini menjadi penting agar daerah perbatasan dapat bertumbuh dari sisi ekonomi.

"Potensi ekonomi sangat besar di wilayah perbatasan, tetapi belum dikelola dengan baik. Juga potensi ekonomi yang besar jika tidak ditunjang dengan infrastruktur yang baik, itu tidak ada artinya," katanya, di Jayapura, Sabtu (23/5/2015).

Susana mengatakan, hingga kini sudah ada penentuan pembangunan di wilayah perbatasan yaitu lokasi-lokasi prioritas (lokpri) di wilayah tersebut. "Di Papua ini hampir semua distrik perbatasan itu menjadi lokasi prioritas sehingga sangat penting untuk diperhatikan," jelasnya.

Menurut dia, hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah dalam membangun daerah perbatasan yang dimulai dari distrik-distrik. Setidaknya, ada tiga titik penting yang hingga kini masih dalam tahap pembangunan yaitu di Waris (Keerom)-Imunda (PNG), kemudian untuk di daerah selatan Kombud (Bovendigul)-Dome (PNG) dan Sota (Merauke)-Weam (PNG). 

"Jika infrastruktur sudah tersedia dan tertata dengan baik maka potensi ekonomi yang ada di wilayah perbatasan pun dapat dikelola dengan lebih baik," pungkasnya.


(ABD)