Dikelilingi Hotel Mewah, Makkah Makin Tampak Bak Las Vegas

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 23 May 2015 17:02 WIB
arab saudi
Dikelilingi Hotel Mewah, Makkah Makin Tampak Bak Las Vegas
Proyek hotel terbesar di dunia yang dibangun di Makkah (Foto: Guardian)

Metrotvnews.com, Makkah: Pembangunan di sekitar kota suci Makkah, Arab Saudi makin pesat. Hotel mewah terbesar di dunia akan dibangun di sekitar Masjidil Haram.

Empat helipad akan dibangun di kompleks hotel di kota suci tersebut. Saat dibuka pada 2017 mendatang, hotel ini makin menutup kemegahan dari Kabah dan Masjidil Haram.

Kompleks hotel ini akan menyediakan 10 ribu kamar dan 70 restoran. Lima lantai akan dikhususkan untuk keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Hotel Abraj Kudai ini akan memakan biaya sekitar 2,3 miliar poundsterling. Proyek ini berlokasi di Distrik Manafia, yang letaknya tidak jauh dari Masjidil Haram.

Diperkirakan, hotel berbintang lima ini akan mengincar mereka yang melakukan ibadah haji ataupun umrah. Proyek ini dibiayai oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi dan hotelnya didesain oleh Dar Al-Handasah Group.

Dibuat berdasarkan bentuk benteng gurun tradisional, hotel ini memiliki 12 menara di atas podium setinggi 10 lantai. Hotel ini dilengkapi terminal bus, pusat perbelanjaan, tempat makan, dan ballroom yang mewah.

Pembangunan hotel ini segera mengundang kecaman dari banyak pihak. Salah satu alasan kecaman itu dilontarkan karena pembangunan hotel memakan korban lokasi bersejarah di Makkah.

"Kota itu berubah menjadi Mecca-hattan (Manhattan)," ujar Direktur Islamic Heritage Research Foundation Irfan Al-Alawi, seperti dikutip Guardian, Sabtu (23/5/2015).

"Banyak lokasi bersejarah hilang dalam pembangunan hotel itu. Ini merusak kesakralan kota itu dan mendorong jamaah normal keluar dari kota," lanjutnya.

Masjidil Haram saat ini sudah tertutup oleh gedung tertinggi kedua di dunia Abraj al-Bait. Ditambah dengan pembangunan hotel tersebut, makin membuat suasan ibadah haji makin terganggu.

"Ini adalah hari terakhir Makkah. Ibadah Haji seharusnya dilakukan bersama dan sederhana. Kini berubah menjadi pengalaman mendekati Las Vegas, di mana banyak orang makin tidak mampu melakukan ibadah," tegas Al-Alawi.

Setiap tahunnya, Makkah dipenuhi hingga dua juta jamaah yang melaksanakan ibadah Haji. Namun di saat musim Haji usai, kota ini dikunjungi oleh 20 juta orang yang menjadi Makkah sebagai lokasi pernikahan.

 


(FJR)