Pengamat: Daya Serap Anggaran Infrastruktur Masih Rendah

Antara    •    Sabtu, 23 May 2015 18:01 WIB
infrastruktur
Pengamat: Daya Serap Anggaran Infrastruktur Masih Rendah
Ilustrasi (MI/Liliek Dharmawan)

 
Metrotvnews.com, Manado: Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Joubert Maramis menilai bahwa daya serap anggaran untuk infrastruktur di Indonesia masih terbilang rendah. Persoalan ini membuat pembangunan infrastruktur menjadi terkendala.

"Daya serap anggaran infrastruktur memang sangat rendah sampai April 2015, karena biasanya tender baru dimulai April dan Mei 2015," kata Joubert, di Manado, Sabtu (23/5/2015).

Selain masih rendahnya penyerapan anggaran infrastruktur, terdapat persoalan lain. Persoalan itu adalah para kontraktor tidak mau ambil risiko dengan mengerjakan proyek infrastruktur meski sang kontraktor adalah pemenang tender. Biasanya, mereka akan menunggu sampai dana tersebut cair.

Dirinya juga menyayangkan banyak proses administrasi dan keuangan seringkali tertunda. Untuk kasus ini, Joubert berpandangan bahwa jalan keluarnya adalah pemerintah harus membangun bank infrastruktur sehingga ada kepastian bagi kontraktor untuk mengerjakan proyek infrastruktur tersebut.

"Kalau demikian maka pasti daya serap anggaran akan lebih besar," jelasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Joubert menilai, persoalan lain yang perlu diperhatikan pemerintah ialah pemeliharaan dari infrastruktur itu sendiri. Karenanya, pemerintah harus menganggarkan dana dalam jangka panjang, tidak berhenti pada pembangunan tapi juga pemelihaaan.


(ABD)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

14 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA