Islah Golkar karena Pilkada, Meutya Hafid tak Puas

M Rodhi Aulia    •    Sabtu, 23 May 2015 18:03 WIB
golkar
Islah Golkar karena Pilkada, Meutya Hafid tak Puas
Politikus Golkar Meutya Hafid/MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono menawarkan islah khusus dengan kubu Aburizal Bakrie soal Pilkada. Politikus Partai Golkar Meutya Hafid tidak puas dengan tawaran islah tersebut.

"Saya berharap kedua pihak memikirkan Golkar secara keseluruhan. Tidak hanya soal Pilkada, tapi juga nasib Fraksi Partai Golkar di DPR RI," kata Meutya di sela-sela diskusi Perspektif Indonesia di Restoran Gado-gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2015).

Menurut Meutya, sebagai Anggota DPR FPG, dirinya merasa terganggu dengan konflik internal yang telah berjalan sekira tujuh bulan terakhir. Meutya menegaskan, wakil rakyat sejatinya adalah ujung tombak agar aspirasi rakyat tersalurkan dengan baik di meja-meja sidang Senayan.

"Fraksi sangat penting agar solid dan bekerja dengan baik. Karena fraksi, ujung tombak rakyat. Sekarang fraksi tidak efektif, karena konflik terbawa hingga ke DPR," tambah dia.


(OJE)