Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Menpan RB Tawarkan 8 Jurus Pembangunan Nasional

Wandi Yusuf    •    Sabtu, 23 May 2015 18:25 WIB
menpan
Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Menpan RB Tawarkan 8 Jurus Pembangunan Nasional
Menpan RB Yuddy Chrisnandi/ANT/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi dikukuhkan menjadi guru besar Universitas Nasional.
 
Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Pembangunan Ekonomi dan Industri, dan Kebijakan Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unas.

Dalam disertasinya, Yuddy menawarkan delapan jurus dalam upaya merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi nasional.

"Pertama, perlunya model kebijakan pemberdayaan ekonomi dari bawah ke atas," ujarnya, ditemu wartawan usai menerima gelar guru besar, di Unas, Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Menurutnya, perlu ada pengembangan industri berbasis keunggulan lokal untuk menyangga ekonomi nasional.

Jurus kedua, ia melanjutkan, adanya dukungan dari semua lapis pemerintah yang terpadu dan dinamis. Ketiga, memberdayakan industri kecil dan menengah yang berbasis pada pemanfaatan potensi lokal.

Jurus keempat, menurutnya, adalah melihat pertumbuhan ekonomi bukan dari sisi keberhasilan pembangunan, melainkan digeser pada tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Kelima, perlu ada bank yang khusus mengelola uang petani, nelayan, buruh, serta pelaku usaha kecil," ujarnya.

Selanjutnya, jurus keenam adalah mengeksplorasi energi terbarukan dan menekan kegiatan yang merusak lingkungan.

Ketujuh, pemerintah perlu segera memiliki blueprint pembangunan industri jangka panjang untuk mengetahui arah pembangunan ekonomi industri.

Dan terakhir, pembangunan ekonomi sangat ditentukan oleh seberapa bersih dan kuatnya pemerintah, tegasnya penegakan hukum, dan stabinya politik dalam negeri.

Yuddy mengatakan delapan jurus itu sudah tergurat di dalam Nawa Cita pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

“Nawa Cita ini mendorong lahirnya kebijakan ekonomi kesejahteraan sosial (Ekoteros) melalui penguatan pembangunan yang tidak hanya bertumpu pada wilayah perkotaan, tetapi juga wilayah pedesaan dan daerah-daerah pelosok," terangnya.

Penganugerahan gelar guru besar ini dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri kabinet kerja dan anggota DPR. Hadir pula mantan Wapres Try Sutrisno, Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Kapolda Jabar Irjen M Iriawan, dan sejumlah politisi.


(OJE)