Peredaran Beras Plastik, JK: Bukan Motif Ekonomi

Al Abrar    •    Sabtu, 23 May 2015 20:26 WIB
kasus beras plastik
Peredaran Beras Plastik, JK: Bukan Motif Ekonomi
Wakil Presiden Jusuf Kalla selepas salat maghrib di Masjid Sunda Kelapa. (Foto:MTVN/Al Abrar).

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, motif dibalik beredarnya beras plastik bukan motif ekonomi. Sebab, harga beras asli dari luar negeri juga cukup murah.

"Saya tidak pernah lihat, tapi kita tentu harus mencermatinya, kalau dikatakan masalah ekonomi juga tidak, karena beras luar negeri juga murah dewasa ini. Jadi buat apa dicampurkan," kata JK usai salat maghrib di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat (23/5/2015).

JK mengaku belum mengetahui motif dibalik beredarnya beras plastik itu. Namun, JK meminta masyarakat tak khawatir dengan beredarnya beras plastik ini.

"Masyarakat tidak perlu khawatir," kata JK singkat.

Saat ditanya mengenai kemungkinan isu beras plastik digunakan untuk mengalihkan isu kenaikan bbm, JK menampik. Pemerintah tak memiliki peran mengenai isu beras plastik ini.

"Ya enggaklah itu kan isu bukan dari pemerintah," tandas pria asal Makassar ini.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi telah mengumumkan hasil laboratorium terkait beras plastik. Dari dua sampling 250 gram bahan yang dites, ditemukan karakteristik fisik yang identik. Kedua sample dilihat menggunakan alat spectrum. Dalam beras ditemukan senyawa polyvinyl chloride, bahan baku pipa plastik.
 
Dari hasil pembacaan sample, ditemukan juga senyawa BBP (Benzyl Butyl Phtalate), DEHP (Bis 2-ethylhexy phtalate), DINP (diisonony phtalate). Senyawa tersebut identik dengan pelentur bahan polyvinyl.


(DRI)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

15 minutes Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA