JK Bantah Bertemu Agung Laksono Malam Ini

Antara    •    Minggu, 24 May 2015 20:02 WIB
golkarkisruh golkar
JK Bantah Bertemu Agung Laksono Malam Ini
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Metrotvnews.com/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah adanya pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, malam ini terkait upaya islah partai berlambang beringin tersebut.

"Tidak ada pertemuan malam ini. Pak Agung kan ke Sumatera. Besok malam (pertemuannya)," kata Wapres Jusuf Kalla, melansir Antara, Minggu (24/5/2015).

Wapres mengatakan dalam rangka islah tersebut, saran yang disampaikan kepada Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie Sabtu malam (23/5) tak akan berbeda dengan yang akan disampaikan kepada Agung pada Senin (25/5).

"Kedua-duanya sama, apa yang sampaikan ke Pak Agung dengan Pak Ical sama, empat formula itu," tambahnya.

Sebelumnya, Sabtu malam (23/5), Aburizal Bakrie bersama Idrus Marham menyambangi rumah dinas Wapres Jusuf Kalla di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Aburizal mengatakan Wapres Jusuf Kalla telah menghubungi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono untuk mendiskusikan hal itu. 

"Ini sementara kesepakatan untuk pilkada. Setelah itu ada proses hukum jalan terus," kata Ical.

Sementara itu, Sekjen Partai Golkar versi Munas Ancol Zainuddin Amali mengatakan pihaknya telah mendapatkan saran Wapres Jusuf Kalla sebagai senior Partai.

Empat poin saran islah tersebut harus dipatuhi kedua kubu agar Partai Golkar dapat mengikuti pemilihan gubernur, bupati dan wali kota secara serentak pada Desember 2015.

Pertama, Wapres meminta agar kedua pihak mengedepankan kepentingan partai dan kader. Kedua, kedua pihak dapat bekerja sama dalam menjaring kader-kader sebagai calon kepala daerah. Ketiga, terkait kriteria calon kepala daerah yang akan didaftarkan ke KPU, kedua kubu akan membahas dan menyetujui hal itu secara bersama-sama. Keempat, yang akan mengajukan calon adalah DPP yang diakui oleh KPU.


(MEL)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

15 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA