Tanpa Jokowi, Habibie Dikukuhkan sebagai Pendiri AIPI

Desi Angriani    •    Minggu, 24 May 2015 20:13 WIB
pendidikan
Tanpa Jokowi, Habibie Dikukuhkan sebagai Pendiri AIPI
Suasana pengukuhan BJ Habibie sebagai salah satu pendiri Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). (Foto: Metrotvnews.com/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo batal menghadiri acara pengukuhan BJ Habibie sebagai salah satu pendiri Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). Namun, Jokowi mengutus Menteri Budaya Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan untuk menyaksikan pengukuhan itu.

"Pak Jokowi sampai setengah jam lalu akan datang. Tapi tiba-tiba membatalkan dan mengutus Pak Mendikbud," kata Habibie di kediamannya, di Kompleks Patra Kuningan, Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Selain Habibie, almarhum Prof. Samaun Samadikun dan almarhum Prof. Fuad Hassan juga akan ditetapkan sebagai pendiri.

Ditempat yang sama, Ketua AIPI Sangkot Marzuki mengatakan, penobatan ketiganya merupakan bentuk penghormatan kepada tiga nama besar cendekiawan Indonesia. Karena atas jasa mereka, AIPI menjadi besar.

"Momentum ulang tahun ke-25 AIPI dan Kebangkitan Nasional merupakan saat yang tepat untuk mengukuhkan ketiga pendiri AIPI. Sudah saatnya kita menempatkan sejarah dan jasa-jasa ketiga tokoh tersebut," ucap Sangkot.

Pengukuhan tersebut dilakukan secara simbolik dengan membuka tirai yang menutupi lukisan ketiga pendiri AIPI. Dilanjutkan dengan pengalungan bunga oleh Menteri Anies kepada Habibie dan pemberian buket bunga kepada istri almarhum Samaun Samadikun dan istri alm Fuad Hassan.

Sebelumnya, keputusan menjadikan ketiga tokoh tersebut sebagai pendiri AIPI sudah disepakati dalam sidang paripurna AIPI II/2008 di Makassar pada 9-10 Desember 2008.

Dalam acara ini, dikukuhkan pula sepuluh orang AIPI Jubilee Member. Mereka adalah Hendra Gunawan, Muladno, Djoko Tjahjono Iskandar, Endang Sukara, Armida Salsiah Alisjahbana, Dewi Fortuna Anwar, Ramlan Surbakti dan Yudi Latif.


(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA