Warga Tak Tahu Rumah Mewah Sewaan Jadi Markas Penipuan

Ilham wibowo    •    Senin, 25 May 2015 06:38 WIB
penipuan tiongkok
Warga Tak Tahu Rumah Mewah Sewaan Jadi Markas Penipuan
Sejumlah WN Tiongkok dan Taiwan yang terjaring penggerebekan. (Foto: Metrotvnews.com/Ilham Wibowo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga sekitar lokasi pengerebekan 31 warga negara Tiongkok di Jalan Kemang Selatan 1 D, Nomor 15A RT 4 RW 2 Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2015) dini hari, mengaku tak tahu rumah mewah sewaan itu merupakan markas komplotan penipuan online.

Ketua RT 04 Yudhi Rohmani menuturkan, lokasi penggerebekan adalah rumah mewah milik warga expatriat ini dikontrak setahun yang lalu. Ia tak menyangka penghuni rumah mewah itu berisi puluhan warga negara asing yang berasal dari Tiongkok dan Taiwan untuk melakukan operasi penipuan online.

"Enggak ada yang tau. Yang laporan dulu sama saya karyawannya orang Indonesia," tutur Yudhi, saat ditemui Metrotvnews.com di lokasi penggerebekan, Senin (25/5/2015) dini hari.

Yudhi menuturkan, sedari awal dia menaruh curiga rumah mewah itu sepi aktifitas. Bahkan seperti tak ada kehidupan di dalamnya. Ia mengaku heran, rumah mewah yang awalnya dilaporkan hanya akan diisi dua orang akhir-akhir ini menghasilkan jumlah sampah yang banyak.

"Rumah ini kosong tapi sampahnya banyak. Kelihatannya seperti enggak ada kehidupan. Dari awal sudah curiga. Katanya cuma dua orang yang huni," tutur Yudhi.

Sebagai ketua RT, Yudhi mengakui sulit untuk mengontrol seluruh penghuni rumah yang berada di wilayahnya. Ia mengatakan banyak rumah mewah yang hanya dijadikan tempah singgah sementara oleh para pemiliknya.

"Mau masuk silahturahmi saja kita susah, tiap saya datangi rumah ini digembok, apalagi tadi di dalam saya lihat ada CCTV kan, jadi mungkin sudah mengawasi gerak gerik sekitar," tutur Yudhi.

Setelah mengamankan 29 WN Tiongkok dari Pondok Indah, Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya kembali menangkap warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan. Mereka ditangkap di kawasan Kemang berdasarkan hasil pengembangan penangkapan WN Tiongkok di Pondok Indah.

Dalam penangkapan lanjutan itu, polisi mengamankan 31 orang yang terdiri dari 12 laki-laki dan 5 orang perempuan asal Taiwan serta tiga laki-laki dan 11 perempuan asal Tiongkok.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan mengatakan 31 WNA ini berhasil ditangkap dan dikumpulkan setelah dilakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda, yakni Hotel Grand Garden dan Fave Hotel di daerah Jakarta Selatan.

"WNA ini diamankan berdasarkan hasil pengembangan terhadap penangkapan WN Tiongkok di Pondok Indah," tutur Herry, Senin (25/5/2015) dini hari.


(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA