JK: Menpora Cabut Surat Pembekuan PSSI Sore Ini

Husen Miftahudin    •    Senin, 25 May 2015 12:02 WIB
kisruh pssi
JK: Menpora Cabut Surat Pembekuan PSSI Sore Ini
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) didampingi Agum Gumelar dan Ketua KOI Rita Subowo usai melakukan pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi dan perwakilan PSSI (Foto: Husen Miftahudin/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kisruh persepakbolaan nasional terkait pembekuan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kemungkinan berakhir sore ini. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla usai bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi dan perwakilan PSSI ke Istana Wakil Presiden, Senin 25 Mei pagi ini.

"Tadi sudah ketemu Menpora dengan PSSI. Tadi disepakati, yang pertama persepakbolaan nasional harus tetap jalan dengan baik, tetap kompetisi dengan baik. Tentu karena itulah maka PSSI harus aktif lagi," ujar JK ditemui di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan, saat ini pencabutan pembekuan PSSI sedang dalam proses pelaporan Menpora kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meskipun begitu, JK meyakini jika pencabutan pembekuan ini akan selesai pada sore hari ini.

"Ini sekarang dalam proses beliau (Menpora) melaporkan ke Presiden. Tapi Insya Allah sore ini sudah (selesai)," papar JK.

Sebelumnya, pada 17 April lalu, Menpora Imam Nahrawi secara mengejutkan melalui surat keputusannya membekukan PSSI. Hal ini karena PSSI dianggap tidak mematuhi kebijakan pemerintah terkait keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang tidak merekomendasikan Persebaya dan Arema Cronus mengikuti Liga Super Indonesia 2015 akibat dualisme kepengurusan.

Atas dasar itu, Menpora memberikan sanksi administratif dengan tidak mengakui semua kegiatan keolahragaan yang dilakukan PSSI. Menpora Imam pun tak takut akan ancaman sanksi dari FIFA dengan tidak mengizinkan Indonesia untuk berlaga dalam kompetisi internasional. Ia yakin, demi kebaikan persebakbolaan nasional, dirinya memilih opsi tersebut.


(ACF)