OJK Edukasi Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 25 May 2015 13:25 WIB
ojk
OJK Edukasi Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan
Ilustrasi OJK -- ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan workshop Perlindungan Konsumen sektor jasa keuangan kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Workshop ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh OJK untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman PUJK dalam melakukan implementasi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

"Agar PUJK memiliki pemahaman secara terkait dengan perlindungan konsumen serta mampu mengimplementasikan perlindungan konsumen melalui kebijakan dan standar prosedural yang dimiliki," ujar Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK, Anto Prabowo, di Hotel InterContinental, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2015).

Selain itu, workshop ini sebagai implementasi dari ketentuan peraturan dan melakukan evaluasi dari pelaksanaan yang sudah dilakukan, serta memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan perlindungan konsumen yang dihadapi dalam operasional sehari-hari.

Adapun tujuan dalam pelaksanaan workshop perlindungan konsumen ini meliputi pemberian pemahaman atas prinsip dan peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Memberikan keterampilan dalam menyusun rencana edukasi dan laporannya. Lalu memberikan keterampilan dalam menyusun mekanisme dan laporan mengenai pelayanan mengenai pelayanan dan penyelesaian pengaduan konsumen. Kemudian memberikan pemahaman dan penyelesaian mengenai teknik penyampaian informasi dalam penawaran produk dan atau layanan PUJK.

Serta memberi pemahaman mengenai ruang lingkup perjanjian baku dan dapat menyusun klausul baku yang tidak dilarang dalam ketentuan peraturan perundang-undangan serta peraturan lain yang terkait dengan perlindungan konsumen.

"Setelah pemahaman PUJK dalam menerapkan ketentuan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan telah terwujud, maka OJK akan menyampaikan kertas kerja yang berbasis web akan digunakan oleh PUJK dalam bentuk penilaian mandiri (self assassement) untuk menilai kepatuhan atas penerapan ketentuan peraturan perundang-undangan perlindungan konsumen," pungkasnya.

Sekadar informasi, workshop ini dilaksanakan di beberapa kota yakni Bukittinggi pada 31-1 April 2015 lalu, dan di Jakarta pada 25-26 Mei 2015. Selain itu, workshop ini merupakan sarana training to trainers (TOT) bagi PUJK, sehingga diharapkan setelah mengikuti workshop peserta dapat menyampaikan kepada pimpinan dan pegawai terkait dalam penerapan Peraturan OJK No 1/POJK.07/2013 tentang perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan dan peraturan pelaksanaannya.


(AHL)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA