Mentan: Beras Plastik Tak Mungkin Menguntungkan

Antara    •    Senin, 25 May 2015 15:49 WIB
kasus beras plastik
Mentan: Beras Plastik Tak Mungkin Menguntungkan
Razia beras plastik. Antara/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan beras plastik tidak mungkin menguntungkan dibandingkan beras asli, karena harganya lebih mahal. "Secara bisnis ini tidak memungkinkan, plastik Rp12.000 per satu kilogram, sedangkan beras Rp7.300 per satu kilogram," kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Amran mengaku tidak mengetahui motif dibalik kasus beras plastik tersebut. Namun, dia meyakini ada agenda lain dalam kasus ini, diluar mencari keuntungan.

Pihaknya sudah melakukan sidak ke pasar terkait isu tersebut, agar masalah tersebut segera diselesaikan. "Saat ini kita sudah melakukan sidak ke pasar-pasar dan kasus ini sudah sampai ke Polri," ucap Amran.

Dia menyarankan masyarakat untuk mengkonsumsi beras dalam negeri agar terbebas dari beras plastik.

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk tidak khawatir dalam menghadapi isu beras plastik yang beredar di beberapa daerah. "Saya tidak tahu motifnya, tidak tahu berasnya macam mana. Tapi saya pikir masyarakat tidak perlu khawatir," cetus Kalla.

Menurut Kalla, pemerintah tetap harus mencermati masalah beras plastik tersebut. Dia menambahkan pemerintah sedang mengkaji penyebab adanya isu beras plastik yang tersebar di sejumlah daerah.


(WID)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA