AFC Cup 2015

Laga Persipura vs Pahang Direschedule, Hinca: Kita Konsultasi Dulu ke AFC

Husen Miftahudin    •    Senin, 25 May 2015 16:41 WIB
afc cup 2015
Laga Persipura vs Pahang Direschedule, Hinca: Kita Konsultasi Dulu ke AFC
Hinca Panjaitan dan Jusuf Kalla (Foto: Antara/ANDIKA WAHYU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kisruh antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Pemuda dan Olarga (Menpora) Imam Nahrawi membuat nasib persepak bolaan Indonesia berada di ujung tanduk. Pasalnya, turut campurnya pemerintah terhadap PSSI membuat organisasi sepak bola internasional (FIFA), dapat mengenakan sanksi larangan pertandingan internasional kepada Indonesia.

Imbasnya, laga lanjutan Piala AFC antara Persipura kontra Pahang FA (Malaysia) yang dijadwalkan bertanding pada babak 16 besar Piala AFC, Selasa besok, 26 Mei, terancam batal karena kekecewaan Pahang atas pelayanan PSSI. Seperti diketahui, tiga orang pemain asing Pahang FA tidak bisa masuk ke Indonesia karena terkendala urusan visa.

Masalah ini sempat memunculkan polemik bahwa itu dikarenakan campur tangan Kemenpora atau Badan Olahraga Profesional Indonesia terkait surat pembekuan status PSSI. Namun, hari ini Senin 25 Mei, kedua kubu yang berselisih sepakat bertemu di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Kabarnya, Menpora Imam Nahrawi akan mencabut pembekuan PSSI setelah melaporkan pertemuan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk lebih mengetahui bagaimana kelanjutan laga antara Persipura kontra Pahang FA yang sempat terancam batal, berikut tanya jawab sejumlah awak media, termasuk reporter Metrotvnews.com Husein Miftahudin dengan Wakil Ketua PSSI Hinca Panjaitan usai pertemuan di Istana Wakil Presiden:

T: Bagaimana solusi masalah laga Persipura dan Pahang FA yang terancam batal? 

J: Sore hari ini, Saya melapor dulu ke FIFA. Mudah-mudahan bisa menyampaikan dengan baik hasil pertemuan (PSSI dan Menpora), sehingga kita bisa terhindar dari sanksi FIFA, itu poin pentingnya.

Selanjutnya, sekembalinya nanti dari FIFA, hal-hal yang teknis terkait penyelenggaraan PSSI akan dijalankan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ada dan arahan dari pemerintah, terutama Menpora yang mempunyai semangat untuk memajukan persepak bolaan nasional.

T: Berarti mulai besok pertandingan (Persipura vs Pahang) bisa dilanjutkan?

J: Saya diminta Pak Wapres (Jusuf Kalla), hari ini berkonsultasi dengan AFC langsung dan Pahang, agar persoalan ini bisa diselesaikan. Visa pemain bisa diselesaikan dengan secepatnya. Mudah-mudahan Komite Kompetisi AFC Cup dan Pahang FC bisa memahami ini dan bisa menschedule jadwal. Jadi, tugas saya selepas ini adalah berkomunikasi dengan AFC dan Pahang FC secepatnya.

T: Bagaimana kalau AFC memenuhi permintaan Pahang FA yang menginginkan poin penuh gara-gara masalah tersebut?

J: Kita akan menghormati keputusan itu. Tapi kami akan berusaha menjelaskan dulu kepada AFC, juga ke Pahang FA. Mudah-mudahan berhasil. Dan tadi sudah diminta Pak Wapres dan Menpora. Kita usahakan semaksimal mungkin.

T: Apakah murni karena administrasi yang terlambat?

J: Anda lihat sendiri, yang jelas kedua tim gagal bertanding karena ada tiga pemain Pahang tidak dapat visa, sesuatu yang tidak pernah terjadi selama ini. Jadi karena itu, Pak Wapres sudah telepon Kedubes kita di Malaysia untuk segera menyelesaikan (soal visa) secepat-cepatnya.

T: Bagaimana dengan laga Persib?

J: Tidak ada masalah. Mudah-mudahan hal yang sama terjadi untuk Pahang. Saya akan komunikasi langsung dengan Pahang FA dan AFC, mudah-mudahan bisa. Kita tahu, kalau kita Pahang, kita juga akan minta menang penuh. Tapi nanti kita jelaskan, masalah ini bukan kesalahan dan kegagalan Persipura sebagai tuan rumah. Berbeda kalau aspeknya itu ada kerusuhan atau suporternya. Ini murni karena visa. Karena itu langsung ditelepon, Ibu Rita (Rita Subowo, red) telepon IOC, saya telepon AFC dan Pahang FA. Yang pasti, semua berpikiran untuk selesaikan, untuk mengusahakan.

T: Ada rencana reschedule ulang laga Persipura vs Pahang?

J: Tergantung AFC-nya. PSSI atau Persipura nanti akan menjelaskan ke Pahang FA.


(RIZ)