TSTJ Solo Buka Peluang Masyarakat Adopsi Satwa

Pythag Kurniati    •    Senin, 25 May 2015 17:11 WIB
TSTJ Solo Buka Peluang Masyarakat Adopsi Satwa
Macan tutul koleksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah. Foto: Metrotvnews.com/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Surakarta: Mengadopsi satwa kini bisa dilakukan siapa pun. Mulai dari komunitas pecinta satwa, lembaga swadaya masyarakat, hingga perusahaan. Nah, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, membuka peluang adopsi satwa kepada berbagai elemen masyarakat tersebut.

Dihubungi metrotvnews.com, Senin (25/05/2015), Bimo Wahyu Utomo selaku Direktur TSTJ mengatakan adopsi satwa ini memiliki makna yang berbeda dari adopsi umumnya.

"Adopsi itu bukan berarti satwa boleh dibawa pulang, tapi kami buka peluang bagi yang ingin memberi makan pada satwa," jelasnya.

Bimo mengatakan sejumlah hewan di TSTJ Solo masih membutuhkan banyak pakan. Seperti, ular python yang membutuhkan pakan dua ekor kambing setiap tahunnya.

"Kita tawarkan ada tidak perusahaan yang mau memberikan kambing sebagai pakan. Sebagai gantinya, kita akan bantu branding. Kita pasang iklan atau papan yang menyatakan perusahaan ini atau kelompok ini memberikan sponsor berupa pakan satwa," ungkapnya.

Masih menurut Bimo, program ini merupakan kali pertama diberlakukan taman satwa di Indonesia. Mei ini akan menjadi bulan pertama dimulainya program adopsi satwa di TSTJ.

"Anggaran kami nantinya bisa dialihkan untuk kesehatan maupun program konservasi lainnya karena pakan sudah dicukupi oleh kemitraan," tambahnya.

TSTJ merupakan kebun binatang yang terletak di ujung timur Kota Solo. Dalam sehari TSTJ dikunjungi 1.000 pengunjung. Di hari libur pengunjung TSTJ mencapai 2.000 orang.
 
(UWA)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA