Ada Anggota Pansel Rangkap Jabatan, Ini Kata Pratikno

Mufti Sholih    •    Senin, 25 May 2015 17:21 WIB
pansel kpk
Ada Anggota Pansel Rangkap Jabatan, Ini Kata Pratikno
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno--MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Sekretaris Negara Pratikno tak mempersoalkan posisi sejumlah anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) yang merangkap jabatan di institusi lain. Hal itu akan dibahas di internal pansel.

"Itu kan salah satu kesepekatan di internal pansel bagaimana code of conduc (COC/kode etik) pansel," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2015).

Salah satu pihak yang diduga merangkap adalah Destry Damayanti yang juga Ketua Pansel KPK. Destry dikabarkan menjabat Ketua Reformasi BUMN di Kementerian BUMN.

Pratikno menjelaskan, Presiden Joko Widodo tak mempersoalkan rangkap jabatan tersebut. Sebab, kata dia, masalah itu akan diatur di kode etik internal.

"Presiden percaya ini adalah orang yang kredibel dan mereka akan membuat code of conduct yang baik," tegas Pratikno.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian BUMN Teddy Poernomo mengatakan Ketua Tim Pansel KPK Destry Damayanti adalah bagian dari tim Gugus Tugas Ketahanan Ekonomi BUMN.

"(Destry) bukan staf ahli Kementerian BUMN, tapi ada tim di Kementerian BUMN. Dia masuk di dalamnya. Ketua atau anggota, saya tidak tahu," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian BUMN Teddy, Jumat 22 Mei lalu.

Destry Tim gugus tugas juga diketahui dibentuk saat masa pemerintahan Presiden Jokowi dan dipimpin Menteri BUMN Rini Soemarno.

Selain itu, Destry juga diketahui menjabat sebagai Chief Economist PT Bank Mandiri. Destry juga diketahui sebagai ahli ekonomi dari Universitas Indonesia.

Selain Destry, delapan nama lainnya di dalam tim pansel KPK juga ditunjuk Presiden Jokowi. Kesembilan orang anggota tim pansel KPK ini merupakan pakar dari beragam bidang.


(YDH)