Alasan WNA Tiongkok Jadikan Jakarta Markas Penipuan

Arga sumantri    •    Senin, 25 May 2015 18:43 WIB
penipuan tiongkok
Alasan WNA Tiongkok Jadikan Jakarta Markas Penipuan
Rumah di kemang yang dijadikan markas kejahatan online oleh WN Tiongkok (Foto:MTVN/Arga Sumantri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok menjadi Indonesia sebagai markas cyber crime karena biaya hidup di Jakarta masih rendah. Selain itu sistem keamanan di Indonesia belum seketat di Tiongkok.
 
"Kenapa di Jakarta? Kalau di Tiongkok lebih mudah di tangkap aparat, selain itu living cost di Jakarta masih murah," kata Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krisnha Murti, di Jalan Kemang Selatan 1D No 15A, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Senin (25/5/2015).
 
Krisnha mengungkapkan, Jakarta bukan tempat satu-satunya dijadikan markas WNA Tiongkok. Dalam melakukan aksinya, mereka juga membuka markas di Vietnam dan Kamboja.
 
Menurut keterangan polisi, pegawai yang bekerja dalam jaringan penipuan online digaji antara Rp 12 – Rp 15 juta  per bulan. "Gaji supervisor atau pengawasnya bisa mencapai Rp 30 – Rp 50 juta per bulan," beber Krisnha.
 
Seperti diketahui, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dirjen Imigrasi berhasil menangkap 31 WNA asal Tiongkok dan dua orang WNI pada Minggu 24 Mei 2015 malam. Mereka komplotan WN Tiongkok di Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, dan Cilandak. Koordinator dan penghubung kejahatan diketahui Warga Negara Indonesia berinisial C.
 


(FZN)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA