Dell Beberkan Dua Titik Penting yang Jadi Sasaran Para Hacker

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 26 May 2015 18:47 WIB
dell
Dell Beberkan Dua Titik Penting yang Jadi Sasaran Para Hacker
Ilustrasi: AP/Matt Rourke

Metrotvnews.com, Jakarta: Dell mengumumkan sepanjang tahun 2014, POS dan SCADA menjadi dua platform utama yang semakin dilirik para pelaku kejahatan siber. Hal tersebut disampaikan Managing Director South Asia Dell Software, Matthew Johnston dalam pertemuan terbatas dengan beberapa media di Plaza Senayan, hari ini Selasa (26/5/2015).

Anda mungkin belum pernah mendengar dua istilah yang disebutkan tadi, POS dan SCADA. POS merupakan singkatan dari Point of Sale yang menjadi wadah untuk tahap akhir dalam sebuah transaksi. Gampangnya, ketika Anda membeli sesuatu di sebuah toko, Anda akan melakukan pembayaran di meja kasir. Meja kasir inilah yang disebut POS.

“Malware yang menyerang POS berfokus pada penyerangan layanan kartu kredit yang biasa digunakan saat bertransaksi,” ungkap Matthew Johnston. Dalam hal ini mereka yang menggunakan POS pastinya tidak hanya perusahaan besar, tetapi juga mereka para pelaku UKM yang memanfaatkan teknologi untuk melakukan pembayaran secara mudah.



“Ketika seorang atau sekelompok hacker berhasil mencuri data sensitif dari POS, mereka cenderung memanfaatkannya untuk meminta tebusan,”katanya.

Dalam laporan tahunan Dell berjudul Annual Security Threat Report 2015, juga disebutkan bahwa para pelaku keamanan menerapkan penangkal serangan untuk POS dan SCADA tiga kali lebih banyak jika dibandingkan tahun 2013.

SCADA merupakan Supervisory Control and Data Acquisition, sistem yang biasanya digunakan pada pabrik untuk penggunaan mesin produksi yang terdiri-dari berbagai macam jenis. Satu serangan kompleks yang dilakukan oleh hacker bisa saja melumpuhkan produksi sebuah pabrik, yang menyebabkan kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Mereka (hacker) bisa menggunakan kedok sebagai aktivis lingkungan, kemudian mencoba untuk menjebol sistem SCADA satu pabrik yang menjadi target mereka,” katanya. “Setelah itu, mereka akan mematikan semua sistem di pabrik dengan alasan bahwa pabrik itu tak ramah lingkungan. Padahal, mereka juga akan meminta uang tebusan.”
 


(ABE)

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

39 minutes Ago

Tridianto mengatakan, sejak kasus Hambalang menguak, Nazaruddin dianggap kerap memfitnah Anas.&…

BERITA LAINNYA