Hati-hati, Hipotiroid Bisa Menyerang Bayi

   •    Selasa, 26 May 2015 20:12 WIB
kesehatan anak
Hati-hati, Hipotiroid Bisa Menyerang Bayi
Foto: advancedkare.co.au

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekurangan hormon tiroid atau Hipotiroid ternyata bisa menyebabkan seseorang tidak bisa tumbuh berkembang dengan baik. Hormon tiroid memang berperan sangat penting dalam metabolisme tubuh.

Menurut Dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, DSC, Direktur Bina Kesehatan Anak, Kementerian Kesehatan Indonesia, Hipotiroid bisa menyebabkan seseorang menderita keterbelakangan mental.

"Hormon tiroid itu sangat penting. Karena sel-sel dalam tubuh dan otak itu perlu hormon tersebut. Kalau tidak ada, kita akan jadi cebol dan otak kita pun demikian," ujarnya dalam seminar 'Pekan Peduli Tiroid Internasional', Selasa (26/05).

Gejala yang bisa ditemukan jika kekurangan hormon tiroid bisa dilihat seperti gondokan. Dr. Jane menjelaskan bahwa hormon tiroid ternyata terkandung dalam yodium. "Yodium ada di laut, seperti seafood dan garam," lanjutnya.

Masalah hipotiroid kini sudah bisa diatasi oleh pemerintah, tetapi saat ini ada hipotiroid bawaan yang bisa menyerang bayi baru lahir. 

"Ini masalah baru, anak yang terkena hipotiroid bawaan dari orang tua. Makanya ini penting, bayi baru lahir segeralah lakukan screening (pemeriksaan), agar bisa mendeteksi apakah si bayi terkena hipotiroid apa tidak. Kalau iya, anak itu harus minum obat segera, bisa seumur hidup, bisa juga sementara. Karena efeknya bisa menyerang sel otak dan sebabkan keterbelakangan mental kalau terlambat diobati," tutur Dr. Jane.

Screening bisa didapatkan secara gratis jika di rumah sakit tersebut memiliki fasilitasnya. Jika tidak, screening bisa dilakukan dengan biaya di bawah Rp50.000.

Dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, DSC, juga menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan garam yang ada label yodiumnya agar tidak terkena hipotiroid. (Sumarni)


(AWP)