PN Jaksel Sebut KPK Harus Taati Putusan Praperadilan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 27 May 2015 11:10 WIB
praperadilan
PN Jaksel Sebut KPK Harus Taati Putusan Praperadilan
Hadi Poernomo usai sidang praperadilan---MI/Barry Fatahillah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) taat terhadap putusan praperadilan Hadi Poenomo. KPK diminta menghentikan penyidikan kasus yang sudah diputus.

"Itu terserah para pihak mau mentaati putusan pengadilan atau tidak. Tapi seharusnya (KPK) mentaatinya," kata Kepala Humas PN Jaksel, Made Sutrisna kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Sutrisna menerangkan bahwa hakim tunggal Haswandi sudah mengeluarkan keputusan dengan benar. Namun jika KPK bersikeras tidak akan mengikuti putusan, Made tidak ingin ambil pusing. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai sikap KPK.

"Biar masyarakat yang menilai (kalau tidak mau ikuti putusan hakim), dari pengadilan itulah putusan yang benar dari hakim. Kalau katanya KPK akan mengikuti UU KPK, itu terserah. Kita serahkan ke masyarakat (menilai)," sebut dia.

Saat ini, Sutrisna menyebut, KPK sudah tak punya upaya hukum lain selain taat. Sebab, peninjauan kembali terhadap putusan Haswandi hanya bisa dilakukan jika terjadi indikasi penyeludupan hukum.

"Tidak bisa lagi (banding). Putusan praperadilan sudah final dan mengikat, kecuali PK (peninjauan kembali). Tapi itu kalau ada indikasi penyelundupan hukum," tegas dia.

Kemarin, KPK kembali menerima kekalahan dalam sidang praperadilan. KPK diputus untuk membatalkan surat perintah penyidikan terhadap Hadi Poernomo. Tak hanya itu, Haswandi juga menyatakan tidak sahnya penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan KPK karena penyelidik dan penyidik KPK bukan berasal dari institusi Polri maupun Kejaksaan sesuai Pasal 33 ayat 4 UU KPK.

Putusan ini membuat KPK berang. KPK akan terus membidik Hadi dan melakukan upaya perlawan. Namun, tak jelas apa upaya perlawanan yang akan dilakukan. Sebab, putusan praperadilan bersifat final dan mengikat.


(TII)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA