Korban Tewas Gelombang Panas India Tembus 1.100 Orang

Willy Haryono    •    Rabu, 27 May 2015 11:50 WIB
gelombang panas
Korban Tewas Gelombang Panas India Tembus 1.100 Orang
Sejumlah pekerja beristirahat di bawah pohon di tengah cuaca panas terik di New Delhi, India, 26 Mei 2015. AFP / Chandan Khanna

Metrotvnews.com, New Delhi: Korban tewas gelombang panas di India terus bertambah, dan jumlahnya menembus angka 1100 orang per Rabu (27/5/2015). 

Wilayah terparah yang terkena gelombang panas adalah negara bagian Andhra Pradesh, dengan korban jiwa hingga 852 orang. Sementara di negara bagian Telangana, jumlahnya mencapai 266. 

Menurut Kepala Departemen Meteorologi India B.P. Yadav, suhu tertinggi yang tercatat pada Senin kemarin di negara bagian Odisha mencapai 47 derajat Celcius. 

Kondisi panas dan kering semakin diperparah embusan angin dari provinsi Sindh di Pakistan. "Cuaca panas kering ekstrem ini ditiupkan ke India oleh angin barat," tutur Yadav, seperti dikutip CNN

Sebagian besar korban tewas gelombang panas dilaporkan berasal dari kalangan menengah ke bawah, pengemis, tunawisma dan juga pekerja konstruksi. 

Surat kabar Hindustan Times melaporkan suhu udara di ibu kota New Delhi mencapai 45,5 derajat Celcius, lima derajat lebih tinggi dari biasa. Foto di halaman depan koran tersebut memperlihatkan sebagian ruas jalan yang meleleh akibat gelombang panas. 

"Sangat panas di sini. Wisata kami berubah menjadi mimpi buruk," kata Meena Sheshadri, turis domestik dari kota Pune yang ingin melihat Gerbang India di New Delhi. 

"Tenggorokan saya sangat kering, walaupun saya terus meminum air," tambah dia. 



(WIL)