Kendalikan Inflasi Jokowi Perintahkan Daerah Anggarkan Dana Operasi Pasar

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 27 May 2015 12:04 WIB
inflasi
Kendalikan Inflasi Jokowi Perintahkan Daerah Anggarkan Dana Operasi Pasar
Ilustrasi. Antara/Ari Bowo Sucipto

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan di hadapan peserta Rakornas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) ke depan, daerah harus memasukkan anggaran khusus untuk operasi pasar.

Angaran tersebut, kata Jokowi digunakan untuk mengendalikan inflasi melalui operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah daerah bekerjasama dengan Kepolisian, dan TPID.

"Itu penting sekali. Contohnya Jawa Timur anggarkan itu tapi enggak diberikan pada barangnya tapi subsidi angkutannya. Saya harap semua wilayah bisa anggarkan," tukas Jokowi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015).

Dia menekankan, tim harus sesering mungkin terjun ke lapangan, mengecek gudang-gudang atau distributor besar agar mereka merasa diawasi dan takut untuk menimbun barang dan menaikkan harga.

"Waktu saya menjadi Walikota Surakarta, inflasi itu bisa ditekan 1,53 persen karena setiap dua minggu selalu mendatangi gudang distributor. Saya bilang hati-hati jangan menyetok, barang harus keluar. Ini harus dilakukan, terutama tempat yang jangkauannya sulit, bisa jadi permainan," cetusnya.

Jokowi melihat, masih ada daerah yang angka inflasinya masih tinggi, misalnya Merauke hingga 12 persen. Setiap minggu, Jokowi mengaku memantau kabupaten, kota, provinsi yang inflasinya masih tinggi.

"Hati-hati untuk daerah yang berkontribusi tinggi terhadap inflasi, harus lihat apa yang menyumbang inflasi di daerah tersebut," pungkasnya.


(WID)