Polisi Dinilai Salah Tangkap Pembuat Ijazah Palsu

Intan fauzi    •    Rabu, 27 May 2015 12:23 WIB
pemalsuan ijazah
Polisi Dinilai Salah Tangkap Pembuat Ijazah Palsu
Polisi menunjukkan pelaku pembuat ijazah palsu. (Foto: Antara/M Risyal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya dinilai salah tangkap pembuat ijazah palsu yang dilakukan di Jalan Raya Pramuka, Senin 25 Mei lalu. Dua tersangka, yakni Bad (34) dan Kus (52) telah dibebaskan.
 
"Ada yang ditangkap, tapi sudah dilepas kemarin. Polisi salah tangkap, harusnya yang punya di Bekasi," kata Ujang, kawan Bad dan Kus kepada Metrotvnews.com di Pasar Pramuka Pojok, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015).
 
Ujang mengungkapkan, tersangka yang diburu polisi itu sudah kabur dari Bekasi. "Kalau sekarang sudah kabur orangnya," terangnya.
 
Seperti diketahui, walaupun polisi sudah melakukan penggerbekan dan menangkap sejumlah orang. Namun, praktik penyedia jasa pembuatan ijazah palsu tetap marak di Pasar Pramuka Pojok. Mereka melakukan usahanya sembunyi-sembunyi.
 
Untuk membuat ijazah palsu, pelanggan cukup menyebutkan nama dan tempat tanggal lahir. Jangan lupa untuk menentukan jurusan dan perguruan tinggi yang diinginkan. "Cukup namanya siapa, tempat tanggal lahirnya, jurusan, fakultas, sama tempat kuliahnya," jelasnya.
 
Setelah itu, Anda diminta menyerahkan foto ukuran 3x4 dan 4x6. "Foto ukuran 3x4 dua lembar, 4x6 lembar," ujarnya.
 
Anda tak perlu bersusah payah mengeluarkan dan meluangkan waktu bertahun-tahun kuliah. Cukup bayar Rp 3,5 juta, menunggu tiga jam, konsumen sudah memiliki ijazah sarjana. "Tiga jam jadi, kalau buat sekarang bisa ditunggu, kalau buatnya sore, jadinya besok pagi," jelas Ujang.


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA