Wakapolres Kepulauan Aru jadi Tersangka Kasus Sabu

Hamdi Jempot    •    Rabu, 27 May 2015 12:47 WIB
narkoba
Wakapolres Kepulauan Aru jadi Tersangka Kasus Sabu
Foto: Ilustrasi/Antara

Metrotvnews.com, Ambon: Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku menetapkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Aru, Komisaris Polisi Umar Nasetekay, sebagai tersangka kepemilikan empat paket sabu. Namun, Kompol Umar belum dicopot dari jabatannya.

"Mulai hari ini kami sudah tetapkan Wakapolres Kepulauan Aru (Kompol Umar Nasetekay) sebagai tersangka terkait kepemilikan empat paket sabu," kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Maluku AKBP Jhon Uniplaita di kantornya, Rabu (27/5/2015).

Hingga saat ini Kompol Umar Nasetekay belum dicopot dari jabatan Wakapolres Kepulauan Aru. Jhon mengatakan, penyidik masih menyelidiki dugaan tersangka Umar sebagai perantara paket sabu.

"Kami juga mendalami Kompol Umar sebagai perantara paket sabu yang akan diberikan kepada pihak lain," ujar Jhon.

Ditresnarkoba Polda Maluku masih memburu pemasok sabu yang diterima Kompol Umar. Sementara dua anggota Polres Kepulauan Aru, yakni Bripka AM dan Bripka K masih diperiksa sebagai saksi.

"Bripka AM dan Bripka K diperintah Kompol Umar membawa sabu. Peran mereka akan kami buktikan setelah ditemukan pemasok sabu itu," katanya.

Rencananya, Kompol Umar di-assessment Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku. Ini untuk membuktikan Kompol Umar pecandu narkoba atau tidak.

Kompol Umar ditangkap bersama dua anggota Polres Kepulauan Aru di rumah dinas Polres Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (23/5/2015). Empat paket sabu dan alat isap sabu ditemukan. Umar mengaku sebagai pemilik empat paket sabu itu. Umar juga mengaku sudah lama mengonsumsi sabu.


(TTD)