SMF Kucuri BTN Rp1,5 Triliun untuk Program Sejuta Rumah

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 27 May 2015 14:52 WIB
sejuta rumah
SMF Kucuri BTN Rp1,5 Triliun untuk Program Sejuta Rumah
SMF kucuri BTN Rp1,5 triliun untuk program sejuta rumah. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Guna mendukung program pemerintah satu juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF memberikan pinjaman kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar Rp1,5 triliun.

"Pembiayaan SMF kepada BTN sebesar Rp1,5 triliun merupakan salah satu realisasi pinjaman pertama kalinya dan terbanyak setelah pencanangan program sejuta rumah oleh Presiden RI pada 29 April 2015," ujar Direktur Utama SMF Raharjo Adisusanto, usai penandatanganan perjanjian pinjaman kepada BTN di Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurut Raharjo, kerja sama dengan Bank BTN saat ini adalah sebagai salah satu upaya SMF untuk mendukung penyaluran pembiayaan KPR bagi BTN kepada masyarakat menengah ke bawah.

"Kerja sama ini seiring dengan komitmen SMF untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan dalam rangka meningkatkan kapasitas pembiayaan perumahan sehingga terjangkau masyarakat," ungkapnya.

Melalui kerja sama pembiayaan KPR dengan BTN, dia berharap, dapat membantu semakin banyak keterjangkauan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak. Dukungan SMF terhadap pendanaan porsi bank untuk program pemerintah (KPR dan FLPP) melalui BTN sudah dilakukan sejak 2012 dalam bentuk refinancing total sebesar Rp3 triliun, dengan jumlah debitur 70.188 debitur KPR atau rumah.

Sementara itu, di tempat yang sama, Direktur Utama BTN Maryono menyambut positif atas prakarsa SMF untuk turut mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat belum menunjukkan angka penurunan tetapi justru sebaliknya semakin bertambah. Artinya terjadi kesenjangan antara ketersediaan rumah dengan keburuhan rumah di pasar.

"Pembiayaan ini semoga dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu memecahkan masalah program perumahan di Indonesia," tutur Maryono.

Ditambahkan Maryono, program satu juta rumah itu bukanlah program Bank BTN, tetapi program pemerintah yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan semua pihak terkait dengan pembiayaan dan pembangunan perumahan di Indonesia, karena program ini diperuntukkan bagi rakyat.


(AHL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA