Ketua MPR: Umat Islam Indonesia Wajib Melek Iptek

Dimas Prasetyaning    •    Rabu, 27 May 2015 15:00 WIB
mpr ads
Ketua MPR: Umat Islam Indonesia Wajib <i>Melek</i> Iptek

Metrotvnews.com, Banda Aceh: Konflik berkepanjangan melanda beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika yang warganya mayoritas muslim. Kondisi ini jangan terjadi di Indonesia. Umat Islam di Indonesia harus menjadi motor persatuan dan kemajuan bangsa.

"Indonesia yang mayoritas warganya beragama Islam bisa maju kalau menguasai ilmu dan teknologi. Tanpa ilmu dan teknologi, maka jumlah yang banyak itu tidak akan berkorversi menjadi kekuatan," ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Ini disampaikannya dalam Seminar Nasional dan Mubes IV Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Huhammadiyah (IKAFHUMA) di Banda Aceh, NAD. Seminar bertaju "Birokrasi dan Politik Hukum Pemerintah Aceh" berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah, Jl. KH Ahmad Dahlan, Banda Aceh, Rabu (27/5/2015). 

Tanpa penguasaan ilmu dan pengetahuan, kekayaan sumber daya alam Indonesia pun akan sia-sia. Manfaat ekonomi dari emas, batubara, perak, minyak, ikan, hasil hutan, pertanian, perkebunan dan lain sebagainya akan dinikmati oleh bangsa asing bahkan alih-alih menjadi biang perpecahan bangsa.

"Timur Tengah yang memiliki kekayaan alam melimpah tapi perang terus terjadi. Coba lihat itu Singapura, negara kecil yang tak punya sumber daya alam tapi maju dan rakyatnya sejahtera karena menguasai ilmu dan teknologi," papar Zul.

Agar umat Islam lebih mampu menguasai ilmu dan teknologi, maka jangan lagi segala perbedaan kecil dijadikan masalah besar. Pertengkaran dengan umat agama lain sangat dilarang oleh ajaran Islam, terlebih peperangan dengan sesama umat Islam.

Masalah keragaman suku-agama-budaya bangsa Indonesia sudah diselesaikan oleh para pendiri Indonesia. Mereka merangkum segala perbedaan itu sebagai kekuatan penting yang kemudian dijabarkan dalam Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"Maju dan tidaknya bangsa ini berpulang kepada kita. Maka kita harus fokus untuk memajukan banga ini," tegas Zulkifli.

Selain Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, acara ini juga dihadiri anggota Komisi III DPR RI asal Aceh Muslimin Aiyub, Sekretaris PP Muhammadiyah Dr.H. Abdul Mu'ti, M.Ed., Sekretaris PP Muhammadiyah dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Aceh Dr. Muzakar A. Gani.

 


(LHE)