Ruhut: DPC Cilacap Ibarat Petruk Ingin jadi Raja

- 12 Februari 2013 20:08 wib
<p>MI/Ramdani</p>

MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul tak terima langkah Ketua Dewan Pembinanya Susilo Bambang Yudhoyono mengambilalih partai dianggap melanggar anggaran dasar dan rumah tangga.

Penolakan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilacap dianggap seperti Petruk yang mau jadi raja.

"Sebenarnya kan kalau gak setuju keluar saja dari Demokrat. Dan siapa dia? Itu namanya Petruk mau jadi raja,"kata Ruhut kepada Metrotvnews.com, Selasa (12/2).

Ruhut mengatakan, Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto adalah residivis kasus jamu. Ruhut pun meminta Tri berkaca sebelum meminta SBY mengembalikan kewenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

"Dia gak ngaca diri. Emangnya Anas anak kecil. Perlu dikasihani, dia pemimpin, Aku saja sayang dan cinta Anas,"jelasnya.

Ruhut meminta Tri tidak menjadi pahlawan kesiangan. "Kalian jangan ngajari ikan berenang,"sindir Ruhut.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Cilacap Partai Demokrat Tri Dianto terang-terangan tak menerima pengambilalihan partai yang dilakukan Ketua Dewan Pembinanya, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia pun meminta SBY mengembalikan kewenangan penuh kepemimpinan PD pada Ketua Umumnya, Anas Urbaningrum.

"Itu harapan kami. Kalau seperti ini Partai Demokrat tidak baik. Semua harus menghormati kongres 2010,"kata Tri kepada Metrotvnews.com, Selasa (12/2).

Tri pun menantang lebih baik digelar Kongres Luar Biasa daripada SBY mengambilalih kepemimpinan Anas dengan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Pelengseran Anas lewat KLB sesuai AD/ART daripada dengan cara menonaktifkan.

"Kalau seperti ini mending KLB. Itu sdh diatur dalam AD/ART. Daripada AD/ART ditabrak,"kata Tri.

Tri mengeluhkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY terlalu percaya pada Sengkuni. Dalam perwayangan, Sengkuni adalah penasehat jahat. Anas sendiri pernah menulis status "Politik Sengkuni" di status BlackBerry Messangernya.

"Pak SBY tetap dewan pembinaku, tapi Anas ketumku,"kata Tri.

Tri pun berdoa untuk kesehatan Anas. Sebab Anas tak menghadiri acara penekenan pakta integritas 33 DPD Partai Demokrat di Cikeas, Jawa Barat, Ahad (10/2) lalu. Ia berharap Anas jangan sampai jatuh sakit.(Andhini/Uut)

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.