Pejabat FIFA Terjerat Korupsi, Ini Komentar Blatter

Alfa Mandalika    •    Kamis, 28 May 2015 10:13 WIB
fifa
Pejabat FIFA Terjerat Korupsi, Ini Komentar Blatter
Sepp Blatter. (Foto: AP/Tsafrir Abayov)

Metrotvnews.com, Zurich: Sepak bola dunia dihebohkan dengan penangkapan pejabat otoritas sepak bola tertinggi dunia (FIFA). Penangkapan yang dilakukan oleh FBI dan kepolisian Swiss itu lantaran sejumlah pejabat FIFA tersandung masalah korupsi dan dugaan suap.

Menanggapi kondisi tersebut, Presiden FIFA Sepp Blatter menyambut baik dengan mempersilakan pihak-pihak terkait melakukan investigasi lebih dalam.

"Ini adalah waktu yang sulit untuk sepak bola dan untuk FIFA sebagai organisasi. Kami memahami akan banyak kekecewaan dan saya sadar peristiwa ini akan berdampak buruk bagi pandangan orang tentang kami," ujar Blatter.

"Seharusnya kami menyambut tindakan ini dengan baik dan mendukung investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang. Kami percaya hal itu akan membantu memperkuat langkah-langkah yang telah diambil FIFA untuk membasmi setiap kasus dalam sepak bola," sambungnya.

Selain kasus korupsi dan dugaan suap, ditemukan juga kasus terkait penggelapan pajak, penyalahgunaan wewenang, pengaturan bidding tuan rumah Piala Dunia, sampai penyelewengan hak siar pertandingan dalam 20 tahun terakhir.  (Baca: Daftar Pejabat FIFA yang Ditangkap atas Kasus Korupsi)

"Biarkan kasus ini menjadi terang benderang. Kesalahan seperti ini tidak akan mendapatkan tempat dalam sepak bola dan kami akan memastikan bahwa mereka yang terlibat akan dikeluarkan dalam permainan. Menyusul peristiwa ini, Komite Etik Independen akan mengambil langkah cepat untuk menjatuhkan larangan terlibat dalam aktivitas sepak bola apapun kepada mereka yang disebut oleh otoritas, baik di level nasional ataupun internasional," kata Blatter.

"Kami akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang dan kami  akan bekerja keras agar FIFA bisa membasmi setiap masalah yang ada untuk mengembalikan kepercayaan dan memastikan sepak bola dunia terbebas dari masalah seperti ini," pungkas dia.

Penangkapan pejabat FIFA terjadi dua hari sebelum digelarnya kongres pemilihan presiden FIFA. Dan nama Blatter menjadi kandidat terkuat sebagai Presiden FIFA.  Namun, dengan munculnya kabar ini, kongres FIFA yang sedianya digelar 29 Mei terancam mundur. Bahkan, Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mendesak kongres FIFA diundur. (Baca: UEFA Ingin Kongres dan Pilpres FIFA Ditunda) (Sportsmole)


(ACF)