Kepala BKPM: Komitmen Investasi dari Jepang USD1,7 Miliar

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 28 May 2015 10:24 WIB
bkpm
Kepala BKPM: Komitmen Investasi dari Jepang USD1,7 Miliar
Kepala BKPM Franky Sibarani -- FOTO: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memastikan adanya komitmen investasi senilai USD1,7 miliar. Investasi tersebut mengawali roadshow pemasaran investasi di Tokyo dengan bertemu empat investor Jepang.

"Komitmen tersebut masing-masing investasi sektor industri tekstil USD100 juta, sektor automotif USD600 juta dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja 3.000 orang, sektor baja USD300 juta dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja 280 orang, dan sektor infrastruktur USD700 juta," jelas Kepala BKPM Franky Sibarani, dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Franky menyatakan pertemuan yang dilakukannya merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Jepang pada Maret lalu.

"BKPM ingin memastikan berbagai minat investasi yang pernah disampaikan kepada Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla ada tindak lanjut menuju realisasi. Kemajuan proses inilah yang kami pantau, termasuk fasilitas apabila investor tersebut mengalami hambatan dalam proses realisasi," kata Franky.

Dia menambahkan, dalam pertemuan tersebut ada beberapa komitmen investasi yang sudah menuju tahap konstruksi, yaitu komitmen di sektor automotif dan baja. Sementara untuk komitmen investasi di infrastruktur gas masih dalam tahap studi kelayakan dan begitu diketahui hasilnya akan segera ditindaklanjuti dengan pengajuan izin investasi ke BKPM.

"Mereka meminta BKPM memfasilitasi perizinan yang dibutuhkan dan kami tentu saja siap melayani melalui PTSP Pusat termasuk permintaan insentif tax allowance. Kami meminta mereka segera mengajukan aplikasi melalui PTSP Pusat," ujar Franky.

Franky juga mengemukakan adanya komitmen investasi yang sudah memroyeksikan produknya untuk pasar ekspor. Seperti komitmen investasi sektor tekstil yang produk pakaian bayi yang dihasilkan diekspor ke Timur Tengah, India, dan Amerika Selatan. "Ini cukup menggembirakan karena dapat mendorong pergerakan ekonomi," tutur Franky.

Kepala BKPM direncanakan akan melanjutkan roadshow pemasaran investasi dengan melakukan pertemuan dengan investor Jepang di Nagoya. Kegiatan roadshow yang berlangsung 25-29 Mei akan diakhiri dengan pertemuan one on one meeting BKPM dan investor Jepang di Tokyo.


(AHL)