Polda Metro: Kita Cari Pelaku Pembunuh Akseyna Pelan-Pelan

Budi Ernanto    •    Kamis, 28 May 2015 16:00 WIB
pembunuhan
Polda Metro: Kita Cari Pelaku Pembunuh Akseyna Pelan-Pelan
Polisi mengevakuasi mayat seorang pemuda dari Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/3/2015) -- Antara / /Indrianto Eko Suwarso

Metrotvnews.com, Jakarta: Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krisnha Murti memastikan kematian mahasiswa jurusan biologi Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori bukan karena bunuh diri. Hal tersebut terungkap setelah polisi mendapat hasil uji laboratorium terhadap surat wasiat korban dari grafolog.

"Ada indikasi itu bukan tulisan tangan korban," jelas Krisnha, di Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Selain itu kesimpulan bahwa Akseyna dibunuh terlihat dari tas berisi batu yang terikat di tubuhnya. Menurut Krisnha, ikatannya tidak kuat dan berpeluang tidak menenggelamkan Akseyna. Jadi besar kemungkinan korban dibunuh terlebih dahulu baru ditenggelamkan.

Namun, lanjut Krisnha, semua kesimpulan tersebut tetap akan disodorkan kembali ke para saksi. Seperti misalnya mencari siapa yang menuliskan surat wasiatnya. "Untuk pelakunya sedang kita cari, pelan-pelan karena kami tidak ingin menersangkakan seseorang yang tidak bersalah," imbuhnya.

Penyidik akan menelaah lagi alibi yang telah disampaikan para saksi untuk dicocokkan dengan semua hal yang berkaitan dengan korban.

"Maksudnya keterangan saksi apakah sesuai dengan detik-detik jelang kematian korban. Kemudian dengan siapa saja korban berteman dan apa aktivitas terakhir korban yang diketahui saksi," terang Krisnha.

Akseyna ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga UI, 28 Maret 2015 lalu. Korban ditemukan dengan kondisi tubuh dibebani batu yang ada dalam tas punggungnya. Hasil otopsi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menemukan sejumlah luka memar pada tubuh Aksyena yang diduga akibat benturan benda tumpul.


(YDH)