Suplai Senjata Rusia ke Suriah Berlanjut

- 13 Februari 2013 21:03 wib
<p><span class=REUTERS/Maxim Shemetov/fz

" />

REUTERS/Maxim Shemetov/fz

Metrotvnews.com, Moskow: Rusia melanjutkan pengiriman senjata ke Suriah dan akan terus melakukannya meskipun sedang terjadi perang saudara di negara Timur Tengah itu, kata Kepala Perusahaan Eksportir Anatoly Isaikin, Rabu (13/2).

Rusia adalah pemasok senjata utama bagi Suriah dan telah lama menjadi sekutu Presiden Bashar Al Assad. "Kami terus melakukan kewajiban kami sesuai kontrak dalam klausul pengiriman perangkat militer," kata Direktur Rosoboronexport, Isaikin, saat melakukan jumpa pers.

Dia mengatakan senjata yang dikirimkan berupa sistem pertahanan udara anti-peluru kendali. Tapi dia menambahkan bahwa perusahaannya tidak memasok peralatan tempur untuk pesawat ataupun helikopter.

Karena menurut Isaikin perusahaannya tidak ingin menentang hukum internasional atau resolusi Dewan Keamanan PBB. Moskow telah menolak tiga resolusi DK PBB yang ditujukan untuk menekan Presiden Bashar.

Rusia tidak sendiri dalam menolak resolusi itu karena China juga mendukung keputusan negara tetangganya itu. Mereka beranggapan resolusi itu dibuat secara sepihak saja untuk menekan Presiden Bashar.

Namun Dewan Nasional Suriah (SNC) sebagai wadah bagi oposisi Suriah menganggap Moskow dan Beijing melakukan kesalahan. Dua negara pemegang hak veto tetap PBB itu dituduh mengesahkan pembunuhan tentara pemerintah terhadap rakyatnya. (Antara/Agt)

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.