Bank Jerman Bersedia Suntik Dana USD2 Miliar untuk BUMN

Husen Miftahudin    •    Kamis, 28 May 2015 17:24 WIB
bumn
Bank Jerman Bersedia Suntik Dana USD2 Miliar untuk BUMN
Kantor Kementerian BUMN Jakarta. Antara/Paramayuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Pembangunan Jerman (KfW Bankengruppe) bersedia menyuntik dana kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebanyak USD2 miliar. Dana tersebut ditujukan untuk membantu pembiayaan pembangkit listrik dan pengadaan kapal.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan, saat ini KfW telah menandatangani pembiayaan pembangkit listrik kepada PT PLN (Persero) sebanyak USD300 juta. Bahkan saat ini pihak KfW sedang berbicara untuk menyuntik dana kepada perusahaan pelabuhan milik Indonesia.

"Sudah pasti mengambil fasilitas USD2 miliar. Sebanyak USD300 juta sudah tanda tangan dengan PLN. Kita juga sedang bicara kemungkinan (pengadaan) kapal, seperti untuk Pelni. Karena kapal Pelni yang dipakai sekarang adalah kapal-kapal dari Jerman," ujar Rini ditemui usai penandatanganan kerja sama antar BUMN di kantor pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2015).

Menurut dia, Pelni merupakan salah satu perusahaan negara yang masuk dalam prioritas penerima pinjaman. Hal ini karena perusahaan tersebut membutuhkan armada baru.

"Kalau melihat keadaan (Pelni) sekarang, itu kapal-kapal sudah tua sehingga tidak efisien. Bahan bakarnya tidak efisien sehingga mereka juga menawarkan pinjaman jangka panjang untuk pembelian kapal," papar Rini

Dia mengakui, nantinya suntikan dana modal dari Bank Jerman tersebut akan dikucurkan langsung kepada perusahaan-perusahaan milik negara. Hal ini berbeda dengan kondisi suntikan dana yang diberikan oleh Pemerintah Tiongkok melalui China Development Bank (CDB) dan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC).

"Jerman tidak (lewat bank BUMN), melainkan langsung. Kalau yang CDB itu (kucuran dananya) lewat perbankan," pungkas Rini.


(WID)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

2 hours Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA